Tim SAR gabungan menyiapkan 11 kantong jenazah dalam operasi pencarian korban longsor di TPST Bantargebang, Bekasi. Meski data sementara mencatat 4 orang tewas, sementara 5 korban lainnya masih diduga tertimbun material sampah.
Empat korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, yakni Enda Widayanti (25), Sumine (60), Dedi Sutrisno yang merupakan pengemudi truk sampah, serta Irwan Supriatain (42) yang juga berprofesi sebagai sopir truk sampah. Sementara empat orang lainnya berhasil selamat, yakni Johan, Sarifudin, Budiman, dan Selamat yang seluruhnya merupakan pengemudi truk sampah.
Adapun lima orang lainnya hingga kini masih dalam proses pencarian. Mereka adalah Riki Supriadi, Hardianto, Ato, Dofir, serta Jussova Situmorang.
Peristiwa longsor terjadi saat sejumlah truk sampah tengah mengantre untuk membongkar muatan di area TPST Bantargebang pada Ahad, 8 Maret 2026. Hujan lebat dengan durasi cukup lama diduga menjadi pemicu longsornya timbunan sampah tersebut. Material longsor menimpa lima unit truk sampah yang berada di lokasi serta satu warung di sekitar area TPST. Hingga kini, total kerugian akibat kejadian tersebut masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengatakan tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian secara intensif di lokasi kejadian.“Tim SAR gabungan saat ini masih melakukan proses pencarian terhadap korban yang diduga tertimbun longsor di TPST Bantargebang. Pencarian dilakukan secara intensif dengan dukungan alat berat untuk mempercepat proses evakuasi,” ujar Isnawa seperti dilansir laman beerita resmi Pemprov Jakarta.
Selain 11 kantong jenazah, BPBD DKI Jakarta juga menyiapkan berbagai peralatan penyelamatan lain seperti tali karmantel sepanjang 50 meter, tiga tali webbing, lima helm rescue, satu senter jinjing, empat pasang sarung tangan, serta satu kotak masker.
Proses pencarian melibatkan berbagai unsur, antara lain Basarnas Special Group (BSG), kepolisian, TNI, Kantor SAR Kota Bekasi, BPBD Kota Bekasi, BPBD DKI Jakarta, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, serta Unit Pengelola Sampah Terpadu (UPST) Bantargebang.
Tim relawan seperti PMI Kota Bekasi, Pramuka Peduli, dan layanan ambulans darurat juga dikerahkan untuk membantu proses evakuasi dan penanganan korban.***





