TASHKENT – Dua lifter putra terbaik Indonesia berjaya di Uzbekistan. Rahmat Erwin Abdullah dan Rizki Junainsyah merebut medali emas dan perak dalam kejuaraan Angkat Besi Asia 2024 di Tashkent, Uzbekistan, Selasa (7/2/2024). Keberhasilan dua lifter ini seolah menjadi jaminan Indonesia bisa tampil di Olimpiade Paris 2024.
“Alhamdulillah angkatan saya tetap konsisten,” kata Rahmat seperti keterangan tertulis Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) dikutip dari Antara News, Rabu (7/2/2024)
Rahmat (panggilan Rahmat Erwin Abdullah) berhasil meraih tiga emas di angkatan snatch, clean & jerk, dan angkatan total sebesar 363 kg. Lifter asal Sulawesi Selatan itu mempertajam rekor dunia atas namanya di angkatan clean & jerk dengan angkatan seberat 204 kg dari semula 202 kg.
Tidak hanya itu, Rahmat juga mempertajam rekor dunia yang dibuat lifter China Shi Zhi YOng dari 262 kg menjadi 363 kg pada jenis total angkatan. Rahmat mengatakan, performa angkatan yang dihasilkan tetap konsisten dan berkomitmen akan meningkatkannya untuk menyambut kompetisi selanjutnya. “Saya harus tetap fokus dan harus tingkatkan lagi pada kejuaraan dunia di Phuket, Thailand, April nanti,” katanya.
Rekan senegara Rahmat, Rizki Juniansyah meraih perak di tiga jenis angkatan yang dipertandingkan. Lifter asal Banten itu meraih perak di jenis angkatan snatch (158 kg), clean & jerk (195 kg), dan total angkatan (353kg). Sebelumnya, lifter Indonesia lainnya, Riko Saputra yang tampil di kelas 62 kg membawa pulang 2 perak dan 1 perunggu. Sedangkan di bagian putri, lifter Natasya Beteyob yang tampil di kelas 59 kg juga membawa pulang 1 perak dan 2 perunggu.
Rahmat Erwin Abdullah saat tampil di Uzbekistan, Selasa (6/2/2024). ___FOTO: @WeightliftingID
