Komunikasi seluler di beberapa bagian kota dilaporkan terganggu. Wartawan Al Jazeera di lokasi menyebut kesulitan melakukan panggilan telepon pada saat pelaporan.
Hingga laporan awal ini diterbitkan, belum ada angka resmi mengenai jumlah korban jiwa maupun tingkat kerusakan infrastruktur yang disampaikan secara konsisten oleh otoritas Iran.
Respons Iran dan Eskalasi Kawasan
Media pemerintah Iran melaporkan negara tersebut akan memberikan “respons kuat”. Seorang pejabat Iran yang dikutip Reuters menyebut balasan akan bersifat “crushing”.
Tak lama setelah laporan serangan di Teheran, Al Jazeera melaporkan ledakan juga terdengar di wilayah Israel utara saat sistem pertahanan Israel berupaya mencegat rudal yang diklaim berasal dari Iran.
Israel menyatakan status darurat nasional dan menutup wilayah udaranya untuk penerbangan sipil. Otoritas bandara meminta masyarakat tidak mendatangi bandara. Laporan terpisah juga menyebut Irak menutup wilayah udara nasionalnya, sementara Kedutaan Besar AS di Qatar memberlakukan instruksi shelter-in-place bagi personelnya.
Situasi ini menandai eskalasi paling signifikan dalam ketegangan Iran–Israel dalam beberapa bulan terakhir, di tengah kebuntuan negosiasi nuklir antara Iran dan negara-negara Barat.
Dampak Geopolitik
Direktur Iranian Studies Unit di Arab Center for Research and Policy Studies, Mehran Kamrava, yang juga profesor di Georgetown University in Qatar, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa serangan tersebut tampak dirancang untuk menggagalkan jalur negosiasi.
Menurut Reuters, pembicaraan kembali dimulai pada Februari 2026, namun Israel menuntut pembongkaran total infrastruktur nuklir Iran serta pembatasan program misil balistiknya. Iran menolak mengaitkan isu nuklir dengan kemampuan misilnya.
Eskalasi ini berpotensi memicu lonjakan premi risiko geopolitik di pasar energi global. Jika konflik meluas dan mengganggu jalur pasok kawasan, dampaknya bisa terasa pada harga minyak mentah internasional — faktor yang secara tidak langsung juga memengaruhi Indonesia sebagai negara pengimpor energi.





