Kisah Prof Nicolaas, dari Sirkuit Balap ke Spesialis Ortopedi

Prof Nicolaas C. Budhiparama
Prof Nicolaas C. Budhiparama dr PhD SpOT(K) FICS. (Humas Unair)

Di ranah inovasi medis, Prof Nicolaas dikenal sebagai salah satu pelopor penerapan teknologi robotik untuk bedah ortopedi di Indonesia. Ia juga aktif mengembangkan dan mengedukasi pemanfaatan robotic-assisted surgery melalui berbagai kolaborasi internasional. Meski integrasi teknologi dalam medis menawarkan presisi tinggi, ia mengingatkan agar para dokter tidak melupakan prinsip dasar medis.

“Penguasaan ilmu dasar, keterampilan klinis, dan teknik konvensional harus tetap menjadi fondasi. Teknologi pada hakikatnya merupakan instrumen pendukung keputusan, bukan pengganti kompetensi seorang dokter,” tuturnya.

Ia juga bersikap kritis terhadap tren terapi orthobiologics seperti PRP dan stem cell pada kasus osteoartritis yang belum memiliki bukti ilmiah konsisten. Sinergi kepakaran kritis inilah yang beliau bawa ke Unair dengan memfasilitasi riset klinis, mengusulkan pusat keunggulan bedah robotik, hingga menginisiasi jejaring alumni global guna mencetak lulusan yang kompetitif di tingkat dunia.

Bacaan Lainnya

Kepada para mahasiswa, ia berpesan untuk memiliki karakter kuat dan berani mendobrak batas. “Jangan pernah ragu memiliki cita-cita tinggi yang diwujudkan lewat kerja keras dan integritas. Saya meyakini kapasitas intelektual generasi muda Indonesia tidak kalah dengan bangsa mana pun, dan dengan karakter kuat, saya optimistis mereka mampu menjadi pemimpin yang berkiprah di tingkat global,” pungkasnya. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan