Ketika Banyak Kampus Beken di AS Gaungkan “Palestina Merdeka” saat Acara Wisuda

Demi mahasiswa Amerika yang mendukung Palestina. FOTO: Reuters
  1. Yale University

Universitas Yale adalah sebuah universitas swasta di New Haven, Connecticut. Didirikan pada 1701 sebagai Collegiate School, Yale adalah institusi pendidikan tinggi ketiga tertua di AS.

Universitas ini memiliki banyak penerima Penghargaan Nobel dan Presiden AS, termasuk William Howard Taft, Gerald Ford (LL.B), George H.W. Bush (BA), Bill Clinton (JD), dan George W. Bush (BA). Kampus ini mendapatkan penerimaan akademik senilai USD12,7 miliar, yang merupakan kedua terbesar di dunia—di belakang Universitas Harvard.

Sebanyak 150-an wisudawan kampus ini juga melakukan walkout saat geladi resik wisuda pada Senin (20/5/2024) lalu.

Bacaan Lainnya

Walkout dilakukan sebagai protes terhadap perang Israel di Jalur Gaza, serta adanya dugaan keterkaitan Universitas Yale dengan produsen senjata. Juga sebagai tanggapan keras pada otoritas AS terhadap aksi demonstrasi pro-Palestina di kampus-kampus Ivy League.

Melansir Channel News Asiawalkout dari lokasi latihan wisuda berawal ketika Presiden Yale, Peter Salovey, mulai mengumumkan perwakilan wisudawan dari masing-masing fakultas.

Setidaknya ada 150 wisudawan yang duduk di dekat penonton berdiri serentak, membelakangi panggung, dan berparade keluar meninggalkan lokasi melalui Gerbang Phelps.

Di sisi lain, pengunjuk rasa juga membawa spanduk kecil dengan beragam slogan, seperti “Buku bukan bom” dan “Divestasi dari perang”.

Beberapa wisudawan juga mengenakan sarung tangan lateks berwarna merah yang melambangkan tangan berlumuran darah.

Spanduk lainnya bertuliskan, “Cabut tuduhan” dan “Lindungi kebebasan berpendapat” yang mengacu pada penangkapan 45 orang dalam tindakan keras polisi bulan lalu terhadap demonstrasi di dalam dan sekitar kampus New Haven, Connecticut.

Aksi walkout tersebut mengundang sorakan dari sesama mahasiswa di kerumunan. Protes berlangsung damai dan tanpa gangguan.

Pos terkait