KA Purwojaya Anjlok di Bekasi: Bogie Gerbong Sampai Terlepas, KAI Pastikan 232 Penumpang Selamat

Bogie KA Purwojaya sampai terlepas. Bogie adalah sasis atau rangka yang menopang badan kereta atau lokomotif dan dilengkapi dengan roda, sistem suspensi, dan pengereman. Foto;Tangkapan Layar X@txttransportasi
Insiden menimpa perjalanan Kereta Api Purwojaya (KA 58F) rute Gambir-Cilacap pada Sabtu, 25 Oktober 2025 siang. Kereta tersebut anjlok di emplasemen Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi, sekitar pukul 14.22 WIB.

Peristiwa ini menyebabkan dua gerbong di bagian paling belakang kereta keluar dari lintasan rel. Bahkan di media sosial tampak bogie gerbong—rangka roda di bawah badan kereta—sampai terlepas dari bodi gerbong. Akibat peristiwa ini, jalur hilir sempat tidak dapat dilalui dan berdampak pada kelambatan sejumlah perjalanan KA lain.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) bergerak cepat menangani situasi. Prioritas utama adalah keselamatan penumpang. KAI memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Seluruh 232 penumpang beserta awak kereta dilaporkan dalam kondisi selamat. Petugas di lapangan segera mengatur proses evakuasi. KAI mengerahkan enam unit bus untuk mengantar seluruh penumpang ke stasiun tujuan masing-masing dengan pengawalan.

Bacaan Lainnya

“Prioritas kami adalah keselamatan dan kenyamanan pelanggan. Seluruh penumpang telah dievakuasi dengan aman,” ujar KAI dalam keterangan resmi via Instagram.

Tim KAI dari Daerah Operasi 1 Jakarta bersama unit terkait langsung meluncur ke lokasi. Mereka segera melakukan pemeriksaan dan proses normalisasi jalur.

Hingga berita ini diturunkan, upaya perbaikan prasarana terus berlangsung intensif. KAI menginformasikan bahwa satu jalur di lokasi kejadian sudah bisa dilalui kembali, meski secara terbatas. Sementara satu jalur lainnya masih dalam proses penanganan.

Untuk mengatasi kepadatan, KAI memberlakukan sistem buka-tutup atau mengatur perjalanan KA secara bergantian agar arus lalu lintas tetap berjalan.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan pelanggan yang terdampak. Seluruh jajaran bekerja maksimal agar perjalanan segera normal kembali,” tutup pernyataan tersebut.***

Pos terkait