Luapan air di lintas utara membuat KAI Daop 8 membatalkan tujuh perjalanan KA.
Luapan air yang merendam jalur kereta api lintas utara masih terjadi di sejumlah titik hingga Ahad (18/1/2026). Kondisi ini telah berlangsung sejak Kamis (15/1/2026) dan berdampak langsung pada operasional perjalanan kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya.
PT Kereta Api Indonesia menurunkan petugas prasarana ke lokasi terdampak untuk melakukan normalisasi jalur. Upaya dilakukan secara bertahap sambil memantau perkembangan cuaca dan kondisi lapangan.
Pola Operasi Diubah, Kereta Terlambat
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan luapan air memaksa KAI menerapkan rekayasa pola operasi. Dampaknya, sejumlah kereta mengalami keterlambatan kedatangan di berbagai stasiun wilayah Daop 8.
“Imbas dari perubahan pola operasi tersebut, KAI Daop 8 Surabaya membatalkan sebanyak tujuh keberangkatan perjalanan KA,” ujar Mahendro, Minggu (18/1/2026).
Tujuh Perjalanan Dibatalkan
Pembatalan dilakukan karena rangkaian kereta harus menunggu kedatangan perjalanan sebelumnya guna memastikan kesiapan sarana dan aspek keselamatan. Tujuh perjalanan yang dibatalkan meliputi:
- KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi–Gambir
- KA Argo Anjasmoro relasi Surabaya Pasarturi–Gambir
- KA Ambarawa Ekspress relasi Surabaya Pasarturi–Semarang Poncol
- KA Matarmaja relasi Malang–Pasarsenen
- KA Sembrani Tambahan relasi Surabaya Pasarturi–Gambir
- KA Blambangan Ekspres relasi Ketapang–Surabaya Pasarturi–Pasarsenen
- KA Blambangan Ekspres relasi Pasarsenen–Surabaya Pasarturi–Ketapang
Daftar kereta terdampak, menurut KAI, masih dapat berubah mengikuti dinamika kondisi jalur di lapangan.
Tiket Dikembalikan 100 Persen
KAI menyatakan penumpang berhak memperoleh pengembalian bea tiket sebesar 100 persen. Pembatalan dan refund dapat dilakukan maksimal tujuh hari sejak jadwal keberangkatan yang tertera di tiket.
Pengembalian bea tiket dilayani melalui loket stasiun maupun Contact Center 121, termasuk layanan call dan VOIP di aplikasi Access by KAI. Ketentuan ini berlaku pula bagi tiket terusan dan pulang-pergi yang dikelola KAI Group.
“Kami mengapresiasi pengertian dan kesabaran penumpang di tengah kondisi cuaca ekstrem ini. KAI Daop 8 Surabaya terus berkoordinasi dengan pihak terkait demi menjaga keselamatan perjalanan,” tutup Mahendro.***





