Perwakilan Tetap Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, telah mengirimkan surat resmi kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Bahrain selaku presiden bergilir Dewan Keamanan PBB pada Senin (13/4/2026). Iravani menyoroti peran negara-negara tersebut yang tidak sekadar menyediakan pangkalan militer, tetapi juga terlibat langsung melancarkan serangan bersenjata ilegal terhadap berbagai objek sipil Iran.
”Mereka harus memberikan ganti rugi penuh kepada Republik Islam Iran sebagai akibat dari tindakan mereka yang melanggar hukum internasional,” tegas Iravani dalam surat tersebut.
Ketegangan di kawasan Teluk telah mengakibatkan hancurnya infrastruktur vital serta jatuhnya ribuan korban jiwa. Meskipun gencatan senjata dua pekan telah berlaku, pemerintah Iran menegaskan komitmennya untuk tidak mundur selangkah pun.
Iran akan terus berjuang di panggung internasional demi memastikan setiap pihak yang memfasilitasi agresi militer tersebut membayar penuh ganti rugi atas kehancuran yang mereka timbulkan.***





