House of Tugu Jakarta masuk World’s Greatest Places 2026 versi Time Magazine.
House of Tugu Jakarta menjadi satu-satunya properti dari Indonesia yang masuk dalam daftar World’s Greatest Places 2026 yang dirilis Time Magazine. Pengakuan ini menempatkan destinasi tersebut sejajar dengan berbagai lokasi unggulan dunia yang dinilai menghadirkan pengalaman unik sekaligus bernilai budaya tinggi.
Dilansir dari Bloomberg, Senin (23/3/2026), penilaian tersebut tidak hanya mempertimbangkan aspek fasilitas, tetapi juga kekuatan narasi budaya yang dihadirkan kepada pengunjung.
Bagi keluarga Tugu, pencapaian ini bukan sekadar prestasi di industri perhotelan. Lebih dari itu, pengakuan tersebut menjadi refleksi atas upaya panjang menjaga warisan budaya Indonesia yang kian jarang ditemukan.
“Kami tidak pernah memulai dengan tujuan membangun jaringan hotel dan restoran. Yang ingin kami lakukan adalah menjaga kisah tentang masyarakat Indonesia agar tetap dikenang melalui ruang, artefak, dan pengalaman yang dapat dirasakan oleh para pengunjung,” ujar Lucienne Anhar, co-owner Tugu Hotels & Restaurants Group.
Sorotan Warisan Budaya Peranakan
Dalam ulasannya, Time Magazine menyoroti House of Tugu Jakarta sebagai ruang yang menghidupkan kembali warisan budaya Peranakan. Koleksi seni, arsitektur, hingga narasi sejarah yang ditampilkan disebut mampu menghadirkan pengalaman yang menghubungkan pengunjung dengan lapisan sejarah Jakarta dan Nusantara.
Setiap sudut ruang dirancang untuk bercerita. Pengunjung tidak hanya melihat, tetapi juga merasakan jejak masa lalu yang dihadirkan secara imersif.
Tren Wisata Berbasis Makna
Pengakuan ini juga mencerminkan pergeseran minat wisatawan global. Destinasi yang menawarkan makna, sejarah, dan keaslian kini semakin diminati dibanding sekadar kemewahan fasilitas.
House of Tugu Jakarta menjadi contoh bagaimana warisan budaya Indonesia dapat terus hidup melalui ruang yang mempertemukan masa lalu dengan masa kini.
Bagi pengelolanya, capaian ini menjadi dorongan untuk terus merawat dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia ke panggung dunia.***





