Akhirnya pada menit ke-83, Donyell Malen, yang masuk sebagai pemain pengganti, berhasil mencetak gol kedua untuk Belanda. Malen kemudian mencetak gol keduanya di masa tambahan waktu, memastikan kemenangan 3-0 bagi tim asuhan Ronald Koeman.
Pelatih Belanda, Ronald Koeman, mengakui bahwa pertandingan ini tidak mudah pada awalnya. “Terkadang sulit menjelaskan mengapa kita bermain buruk atau bagus. Hari ini awalnya sulit, tapi kami akhirnya menemukan permainan kami dan membuat mereka kesulitan. Mungkin satu kritik adalah bahwa gol kedua terlalu lama tercipta,” ujar Koeman dilansir dari laman UEFA.
Cody Gakpo, yang dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam pertandingan ini, menyatakan kepuasannya atas performa tim. “Secara keseluruhan, ini adalah performa yang baik dari kami. Kami tahu mereka lawan yang tangguh, jadi kami siap untuk berjuang. Kami membutuhkan gol, dan itulah yang kami lakukan. Penting hari ini untuk membuat pernyataan kecil,” kata Gakpo.
Denzel Dumfries, bek Belanda, juga mengungkapkan kebanggaannya atas penampilan tim. “Kami belajar dari pertandingan melawan Austria. Kami banyak berbicara minggu lalu. Saya pikir kami melakukannya dengan sangat baik, terutama dalam hal pressing dan penguasaan bola,” kata Dumfries.
Pelatih Rumania, Edward Iordănescu, mengungkapkan rasa bangga dan sedikit kesedihan atas hasil ini. “Hari ini kami mengakhiri cerita hebat yang kami mulai dua tahun lalu. Tim memberikan usaha yang luar biasa, tapi ada sedikit kesedihan juga. Kami ingin lebih, tapi kami sudah memberikan segalanya,” ujar Iordănescu.
Kemenangan ini menandai kemenangan pertama Belanda dalam empat pertandingan knockout Piala Eropa, sejak menang adu penalti melawan Swedia di perempat final 2004. Gol pertama Gakpo juga merupakan gol pertama Belanda di babak pertama dalam enam pertandingan knockout terakhir Piala Eropa.





