Gawat, Bunga Bangkai Terancam Punah!

Salah satu spesies Rafflesia. Sebagian besar spesies bunga bangkai ini terancam punah. (Dok. Canva)

Terlepas dari tantangan yang ada, penelitian ini juga menyoroti kisah sukses berharga yang dapat memberikan wawasan penting bagi konservasi Rafflesia di tempat lain.

Contohnya, Kebun Raya Bogor di Kota Bogor, Jawa Barat, Indonesia, telah menjadi pusat unggulan perbanyakan Rafflesia, setelah serangkaian momen pembungaan yang sukses—termasuk 16 untuk spesies Rafflesia patma. Kegiatan berbagi pengetahuan akan membantu menyebarkan praktik terbaik ke daerah-daerah yang memerlukan hal ini dengan segera.

Di Sumatra Barat, kelompok masyarakat desa memperoleh manfaat dari ekowisata Rafflesia dengan membentuk kelompok sadar wisata (pokdarwis) yang terhubung ke media sosial. Banyak dari mereka yang mengumumkan peristiwa mekarnya Rafflesia di platform media sosial, untuk membangun kesadaran masyarakat, sekaligus untuk menarik wisatawan yang membayar sambil secara hati-hati mengelola risiko, misalnya menginjak tanaman itu.

Bacaan Lainnya

Kegiatan-kegiatan ini dapat dikembangkan sebagai template untuk disebarluaskan ke daerah-daerah di mana keterlibatan masyarakat dalam konservasi Rafflesia masih langka.

Chris Thorogood, Wakil Direktur University of Oxford’s Botanic Garden dan penulis studi tentang Rafflesia, mengatakan bahwa studi baru ini menyoroti bagaimana upaya konservasi global yang diarahkan pada tanaman yang betapapun ikoniknya masih tertinggal dibandingkan upaya hewan.

“Kita sangat membutuhkan pendekatan terpadu dan lintas wilayah untuk menyelamatkan beberapa bunga paling menakjubkan di dunia ini, yang sebagian besar kini berada di ambang kepunahan,” ucapnya.

Sementara Adriane Tobias, ahli kehutanan dari Filipina, mengatakan, “Masyarakat adat adalah salah satu penjaga terbaik hutan kita, dan program konservasi Rafflesia akan lebih berhasil jika melibatkan masyarakat lokal. Rafflesia berpotensi menjadi ikon baru konservasi di kawasan tropis Asia.”◼︎

Pos terkait