Bella Hadid kini bersiap menghadapi Adidas secara hukum. Sumber yang mengetahui situasi tersebut mengungkapkan kepada TMZ bahwa Bella telah menyewa penasihat hukum untuk menghadapi perusahaan pakaian olahraga itu. Pengacara Bella bertindak untuk mengambil tindakan terhadap Adidas atas kurangnya akuntabilitas publik mereka, dengan Bella merasa bahwa kampanye ini telah merusak citranya.
Sumber tersebut juga mengatakan bahwa Bella kecewa karena perusahaan meluncurkan kampanye yang mengaitkan siapa pun dengan tragedi seperti Pembantaian Munich di Olimpiade 1972, yang bertentangan dengan pandangan Bella sendiri.
Meski demikian, Bella masih terikat kontrak dengan Adidas, meskipun sebelumnya sempat beredar laporan bahwa perusahaan tersebut telah memutuskan kontraknya. Kampanye yang membuat Bella menjadi wajah sepatu kets retro yang merujuk pada Olimpiade Munich 1972, di mana 11 atlet Israel disandera dan dibunuh oleh teroris, tetap berjalan.
Adidas telah meminta maaf, menegaskan bahwa mereka tidak pernah bermaksud membuat pernyataan melalui koneksi ke tragedi sejarah tersebut. Pada hari yang sama, Adidas mengumumkan bahwa mereka sedang merevisi kampanye ini.
Bella Hadid menyatakan kepada orang-orang di sekitarnya bahwa ia tidak mengetahui latar belakang penuh kampanye ini ketika menandatangani kontrak, dan kini ia meminta Adidas untuk bertanggung jawab atas kesalahan tersebut.
Revisi ini menandai contoh lain di mana perusahaan pakaian atletik yang berbasis di Jerman tersebut telah menghadapi pengawasan publik atas perwakilan dan pilihan desainnya. Awal tahun ini, jenis huruf untuk nomor punggung tim sepak bola Jerman DFB 44 (yang saat ini tidak digunakan oleh tim, tetapi pembeli dapat menyesuaikan) ditemukan menyerupai simbol SS Nazi. Pada tahun 2022, Adidas memutuskan hubungan dengan Ye, rapper dan desainer yang sebelumnya dikenal sebagai Kanye West, karena beberapa komentar antisemitnya.





