Erick Thohir Apresiasi Perjuangan Timnas, Minta Fokus Tatap Laga Melawan China

Patrick Kluivert sudah mengumumkan 27 nama pemain timnas Indonesia untuk menghadapi Australia dan Bahrain. Foto:PSSI
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan apresiasi terhadap perjuangan Jay Idzes dan kawan-kawan yang nyaris meraih kemenangan melawan tuan rumah Bahrain pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Pertandingan yang digelar di Bahrain National Stadium, Kamis (10/10), berakhir imbang 2-2.

“Itulah sepak bola. Banyak faktor yang memengaruhi hasil akhir. Kesempatan untuk menang di laga pertama harus lepas di injury time. Saya meminta semua pihak di Timnas, baik pemain, pelatih, maupun ofisial, untuk tetap fokus menatap pertandingan berikut melawan China. Kita harus bisa mencuri poin di kandang lawan,” ujar Erick Thohir dikutip dari laman PSSI, Jumat (11/10).

Ia juga menyampaikan harapannya agar para supporter terus memberikan dukungan moral bagi Timnas Indonesia. “Jangan berhenti memberikan dukungan kepada para pemain,” tambahnya.

Dalam pertandingan yang dipimpin wasit FIFA asal Oman, Ahmed Al Kaf, Timnas Indonesia sempat tertinggal 0-1 melalui gol Mohamed Marhoon. Namun, skuad Garuda berhasil bangkit dan berbalik unggul 2-1 lewat gol Ragnar Oratmangoen dan Rafael Struick. Sayangnya, kemenangan yang sudah di depan mata harus sirna setelah Marhoon mencetak gol penyama kedudukan pada menit kesembilan injury time, sehingga pertandingan berakhir dengan skor 2-2.

Bacaan Lainnya

“Ada banyak opini tentang pertandingan melawan Bahrain, tapi saya berharap para pemain dan pelatih sudah bisa melupakan hasil tersebut. Sekarang waktunya fokus menyusun strategi yang lebih matang untuk menghadapi China dalam empat hari ke depan. Situasinya berbeda, baik dari segi cuaca, kondisi fisik, maupun kesiapan lawan yang juga berambisi meraih poin pertamanya,” jelas Erick.

Di sisi lain, PSSI berencana mengirim surat protes kepada Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) terkait keputusan wasit Ahmed Al Kaf dalam pertandingan melawan Bahrain. Pertandingan tersebut menjadi kontroversial karena wasit memberikan tambahan waktu enam menit, namun pertandingan berlangsung hingga menit ke-99, yang berujung pada gol penyeimbang dari Bahrain.

Pos terkait