Duel Indonesia vs Australia: Media Inggris Sebut Skuad Garuda Underdog

Tenaga Nathan Tjoa-on dibutuhkan Skuad Garuda untuk meredam permainan Australia. Foto:PSSI

JAKARTA — Duel Indonesia vs Australia di kualifikasi Piala Dunia 2026 diprediksi berlangsung sengit di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (10/9/2024) pukul 19.00 WIB.

Skuad Garuda berharap memberi kekalahan kedua bagi Socceroos, yang datang dengan label unggulan menurut media berbasis di London, Inggris, Sport Mole. Meski bertindak tuan rumah, Skuad Garuda memasuki laga sengit dengan status underdog.

Setelah satu pertandingan, Indonesia menduduki posisi ketiga di grup dengan satu poin, hasil dari pertandingan imbang 1-1 melawan Arab Saudi, Jumat (6/9/2024). Pada laga tersebut, Indonesia dipaksa bertahan dengan penguasaan bola hanya 34%.

Meski Arab Saudi melepaskan 18 tembakan, hanya empat yang tepat sasaran dan mereka hanya menciptakan dua peluang besar. Indonesia, di sisi lain, berhasil menciptakan delapan tembakan dengan dua yang tepat sasaran, meskipun tanpa peluang besar yang berarti.

Bacaan Lainnya

Hasil ini memperpanjang catatan positif pasukan Shin Tae-Yong, yang hanya sekali kalah dalam enam pertandingan kualifikasi Piala Dunia AFC terakhir mereka, dengan tiga kemenangan dan dua hasil imbang.

Namun, performa kandang Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah. Dalam delapan laga kandang terakhir, Skuad Garuda hanya mampu meraih dua kemenangan, satu imbang, dan lima kali kalah.

Ini bisa menjadi titik lemah yang dimanfaatkan oleh Australia, yang datang dengan tekad bangkit setelah kekalahan mengejutkan 0-1 dari Bahrain. Meski mendominasi penguasaan bola hingga 71% dan hanya membiarkan Bahrain melakukan satu tembakan tepat sasaran.

Australia kalah akibat gol bunuh diri Harry Souttar pada menit ke-89. Pelatih Graham Arnold juga mengingatkan bahwa timnya harus bermain dengan 10 pemain setelah Kusini Yengi dikeluarkan pada menit ke-77.

Sebelum kekalahan dari Bahrain, Australia tampil impresif dengan memenangkan empat pertandingan berturut-turut dan mencetak 14 gol tanpa kebobolan. Secara keseluruhan, mereka hanya kalah dua kali dari 14 pertandingan terakhir, dengan 11 kemenangan dan satu hasil imbang.

Rekor tandang mereka juga patut diwaspadai oleh Indonesia; Socceroos telah memenangkan lima pertandingan terakhir di luar kandang dengan lima clean sheet.

Di sisi Indonesia, beberapa perubahan mungkin terjadi pada susunan pemain. Gelandang Thom Haye kemungkinan akan absen karena cedera, dan posisinya bisa digantikan oleh Marselino Ferdinan yang akan berduet dengan Ivar Jenner di lini tengah. Pertahanan akan dipimpin oleh Rizky Ridho, Jay Idzes, dan Calvin Verdonk yang melindungi kiper Maarten Paes.

Untuk Australia, Mitchell Duke kemungkinan menggantikan Kusini Yengi yang terkena sanksi. Martin Boyle dan Craig Goodwin akan bermain melebar sebagai sayap, sementara lini tengah akan diisi oleh Aiden O’Neill, Jackson Irvine, dan Connor Metcalfe.

Meski Indonesia tampil cukup baik dengan hasil imbang melawan Arab Saudi, performa kandang yang kurang konsisten membuat mereka berada di posisi underdog. Australia akan mencoba membuktikan bahwa kekalahan dari Bahrain hanyalah kecelakaan dan ingin mengamankan tiga poin penting di Jakarta.  Media Inggris, sportsmole menjagokan Australia menang 3-0.

Duel Indonesia vs Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno akan menjadi ujian bagi kedua tim untuk memperbaiki posisi mereka di grup.

Apakah Skuad Garuda mampu mengejutkan dan mencuri kemenangan dari Socceroos yang difavoritkan media Inggris? Atau Australia yang akan pulang dengan tiga poin? Semua akan terjawab pada Selasa (10/9/2024) pukul 19.00 WIB.

Prediksi Susunan Pemain:

Indonesia (4-5-1): Maarten Paes; Shayne Pattynama, Rizky Ramadhani, Jay Idzes, Calvin Verdonk; Witan Sulaeman, Ivar Jenner, Marselino Ferdinan, Ragnar Oratmangoen, Thom Haye, Rafael Struick.

Pelatih: Shin Tae-yong

Australia (4-3-3): Mat Ryan; Alessandro Circati, Harry Souttar, Kye Rowles, Aziz Behich; Connor Metcalfe, Jackson Irvine, Aiden O’Neill; Martin Boyle, Mitchell Duke, Craig Goodwin.

Pelatih: Graham Arnold

Pos terkait