DPR Nilai Tidak Etis, Menhut Raja Juli Akan Dipanggil soal Foto Domino

Ilustrasi. - Samudrafakta
Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan menilai tindakan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni bermain domino dengan eks tersangka pembalakan liar tidak etis. DPR akan memanggil Raja Juli untuk dimintai keterangan.

__________

Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan, menilai tindakan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni yang bermain domino bersama pengusaha Azis Wellang sangat tidak pantas. Azis sebelumnya pernah ditetapkan sebagai tersangka kasus pembalakan liar.

“Nah, karenanya pejabat pemerintahan, pejabat publik, saya pikir ketika isu itu melekat pada dirinya. Contoh, misalnya kalau di Kehutanan, kami lagi concern untuk menyelesaikan persoalan pembalak kehutanan. Nah, bertemu dengan pelaku itu tentu tidak etis, menurut saya,” kata Johan di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin, 8 September 2025.

Bacaan Lainnya

Johan mengingatkan pejabat publik agar berhati-hati dalam bersikap. Menurutnya, kesalahan kecil sekalipun bisa menimbulkan kritik keras. 

“Karena itu, kita harus sikapi secara baik. Masing-masing pejabat negara, menurut saya, ya termasuklah DPR, termasuk Menteri Kehutanan, kita harus memahami betul posisi dan isu yang sedang dihadapi oleh masing-masing orang,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini DPR dan pemerintah sedang fokus pada pemberantasan mafia kehutanan, termasuk praktik pembalakan liar. “Dalam konteks Menteri Kehutanan, kita saat ini sedang konsen untuk memberantas tentang mafia-mafia kehutanan, termasuk pembalakan liar dan sebagainya,” ucapnya.

Johan menyebut DPR akan meminta klarifikasi langsung dari Raja Juli. Rapat kerja dengan Kementerian Kehutanan dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 10 September 2025. 

“Nanti hari Rabu kita rapat kerja dengan Kementerian Pertanian, dilanjutkan dengan KKP, dilanjutkan juga dengan Kehutanan. Saya pikir dari meja pimpinan, nanti kita lihat dari meja pimpinan, mungkin bisa saja ini mengangkat isu-isu publik seperti ini,” terangnya.***

Pos terkait