Menurut Bung Karno, ibadah tidak hanya terbatas pada ritual seperti salat, tetapi juga mencakup segala bentuk pengabdian yang bertujuan menyelamatkan, mempersatukan, dan memakmurkan bangsa serta negara.
Pesan untuk Muhammadiyah
Anwar Abbas menegaskan, salah satu pesan penting yang diwariskan Bung Karno adalah agar warga Muhammadiyah tidak membiarkan negara dan bangsa berjalan sendiri.
Sebaliknya, warga Muhammadiyah harus aktif mengambil peran dalam membangun kehidupan berbangsa, menjaga persatuan, dan memperjuangkan kemakmuran rakyat.
“Menurut Bung Karno, menyelamatkan negara, mempersatukan bangsa, dan memakmurkan tanah air adalah bagian dari ibadah kepada Allah SWT,” kata Anwar.
Pandangan Din Syamsuddin dan Anwar Abbas tersebut menunjukkan bahwa jejak keislaman Bung Karno tidak dapat dipisahkan dari gagasan nasionalisme yang ia perjuangkan. Bagi Bung Karno, Islam dan Indonesia bukanlah dua kutub yang saling bertentangan, melainkan dua kekuatan yang harus berjalan bersama untuk mewujudkan cita-cita bangsa yang maju, berdaulat, dan berkeadilan.***





