Arkeoastronomi menemukan bahwa orientasi Borobudur sejalan dengan Gunung Merapi dan Gunung Sumbing. “Keberadaan Candi Borobudur di kawasan ini layaknya saujana dalam cekungan bejana di antara gunung-gunung yang mengelilinginya,” ujar Ir. Dwita Hadi Rahmi, M.A., Dosen Arsitektur UGM—dikutip dari situs UGM, diakses pada 21 November 2025.
Observatorium Kuno
Sejumlah penelitian juga menunjukkan arah bangunan berkaitan dengan matahari saat solstis. Temuan ini menguatkan dugaan bahwa Borobudur berfungsi sebagai observatorium kuno yang memadukan ilmu astronomi dengan ritual keagamaan.
Dengan kecanggihan ini, apakah masih mungkin ada teknologi lain di balik Borobudur yang belum terungkap?
Selengkapnya baca di sini.

