Royke memperkirakan perjalanan gowesnya akan memakan waktu sebanyak 481 hari. Ia akan mengayuh sepedanya setiap hari sejauh 100 hingga 150 kilometer. Hal tersebut akan tergantung kepada medan yang akan dilewati. Ia akan beristirahat selama satu hari setiap 10 hari.
Royke akan membawa tiga model sepeda merek lokal, yaitu jenis road bike, driver, dan titan. Gowes ini akan diiringi oleh satu mobil yang akan diisi oleh tiga kru yang bertugas sebagai pengemudi, mekanik, dan fotografer. Royke berharap dapat membuat catatan setiap harinya agar bisa dibukukan.
Royke menjelaskan, rute yang akan dilewati adalah Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Laos, Cina, Nepal, India, Pakistan, Iran, Turki, Yunani dan Bulgaria. Setelah itu, Makedonia Utara, Albania, Montenegro, Bosnia, Kosovo, Serbia, Rumania, dan Hungaria. Lalu Slovakia, Autria, Slovenia, Kroasia, Italia, Monaco, Spanyol, Andorra, Portugal, dan Maroko.
Setelah itu dilanjutkan ke negara Inggris, Belgia, Belanda, Denmark, Norwegia, Swedia, Finlandia, dan Rusia. Kemudian Royke juga akan melewati Estonia, Latvia, Lithuania, Polandia, Rep Ceko, Jermania, Swiss, dan berakhir di Prancis.
“Kenapa finisnya di Paris? Karena saya akan hadir di pembukaan Olimpiade Paris 2024. Ingin menggelorakan bahwa Indonesia siap jadi tuan rumah. Salah satu diorongan berangkat dari Jakarta ke Paris untuk membujuk, merayu dunia, Indonesia siap jadi tuan rumah,” ujar Royke, dikutip Kamis, 15 Juni 20203.





