Benarkah Kebiasaan Begadang Bisa Sebabkan Pecah Pembuluh Darah?

ILUSTRASI begadang. | Istimewa
Dokter penyakit dalam Prastiwi menegaskan, begadang bukan penyebab langsung pecahnya pembuluh darah, tapi dapat memicu tekanan darah tinggi dan stroke jika dilakukan terus-menerus.

__________

Begadang tidak langsung menyebabkan pecahnya pembuluh darah, namun meningkatkan risiko berbagai penyakit serius. Pernyataan ini disampaikan oleh dr. Prastiwi, dokter spesialis penyakit dalam di Surabaya, menanggapi kekhawatiran publik akibat maraknya informasi menyesatkan di media sosial.

“Begadang tidak secara langsung menyebabkan pecahnya pembuluh darah,” ujar Prastiwi.

Bacaan Lainnya

Namun ia menegaskan, kurang tidur akibat begadang bisa memicu tekanan darah tinggi dan stroke, dua kondisi yang kerap menjadi pemicu utama pecahnya pembuluh darah.

“Kurang tidur meningkatkan tekanan darah, memicu peradangan, dan mengganggu keseimbangan hormon,” jelasnya. Semua faktor ini memperbesar risiko penyakit kardiovaskular.

Prastiwi menjelaskan lebih lanjut bahwa hipertensi adalah pemicu utama stroke. Kebiasaan begadang yang dilakukan terus-menerus dapat memicu lonjakan tekanan darah yang signifikan.

Tak hanya itu, begadang juga mengganggu metabolisme tubuh, meningkatkan resistensi insulin dan kadar gula darah.

“Akibat begadang atau kurang tidur, tubuh jadi resisten terhadap insulin. Ini bisa memicu diabetes,” tegasnya.

Padahal, diabetes adalah faktor risiko besar bagi kerusakan pembuluh darah, gangguan irama jantung, dan penyakit jantung koroner.

Dampak negatif begadang juga menjalar ke fungsi otak dan kesehatan mental. Menurut Prastiwi, kurang tidur bisa menurunkan konsentrasi, memori, dan kewaspadaan. Bahkan, dalam jangka panjang, dapat memicu depresi dan kecemasan.

Untuk itu, ia mengimbau khususnya kepada para remaja agar tidak meremehkan tidur malam.

“Tidur 7–8 jam sangat penting untuk pemulihan tubuh, perbaikan sel, fungsi organ, dan keseimbangan hormon maupun otak,” ujarnya.

Di akhir penjelasannya, Prastiwi kembali menekankan pentingnya pemahaman yang tepat.

“Meskipun begadang tidak secara langsung menyebabkan pembuluh darah pecah, kebiasaan ini bisa memicu banyak penyakit serius, termasuk stroke,” tegasnya, Jumat (26/7/2025).

Menjaga pola tidur yang cukup dan berkualitas, kata dia, adalah langkah mendasar untuk menjaga kesehatan jangka panjang.***

Pos terkait