Alumni Desain Komunikasi Visual UK Petra membuat komik dan animasi pendek bertokoh Jelita. Karya itu tampil di Jakarta Future Festival 2026.
Veronica Singajaya, alumni Desain Komunikasi Visual Universitas Kristen Petra angkatan 2022, membuat karakter Jelita untuk mendekatkan jajanan pasar kepada generasi Z. Ia mengadaptasi strategi kekayaan intelektual yang ia amati di Korea Selatan.
Veronica pernah mengikuti pertukaran mahasiswa di Dongseo University, Busan. Ia menyebut dirinya penerima beasiswa Global Korea Scholarship dari Indonesia pada angkatannya.
“Karakter Jelita jadi representasi generasi Z di fase dewasa awal,” kata perempuan kelahiran Banjarmasin itu, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Di Instagram, Jelita muncul sebagai komik pendek dan animasi singkat. Setiap cerita mengaitkan pengalaman sehari-hari dengan sifat jajanan tertentu.
Enam Jajanan, Satu Tokoh
Jajanan yang dipilih meliputi kue lapis, onde-onde, leker, putu, klepon, dan carabikang. Veronica mengaitkannya dengan pencarian jati diri, tekanan sosial, pekerjaan, istirahat, dan proses bertumbuh.
“Setiap jajanan memiliki cerita dan makna yang berbeda,” ujarnya. Pendekatan itu, kata dia, membuat jajanan pasar tidak terasa sebagai objek yang hanya perlu dipelajari.
Ia juga menyiapkan gantungan kunci, set stiker, dan kartu pos. Karya tugas akhir itu tampil dalam Projection Mapping Showcase pada Jakarta Future Festival 2026, yang diusung Kementerian Ekonomi Kreatif, Pemerintah Jakarta, dan Asosiasi Program Studi Desain Komunikasi Visual Indonesia.
Veronica ingin menjadi perancang komunikasi visual yang memakai ilustrasi dan pengembangan karakter sebagai media edukasi. Ia menggabungkan fantasi dengan unsur budaya Indonesia, termasuk kebiasaannya bermain biola sebagai bagian dari proses berkarya.***





