Hari Batik Nasional Bawa Batik ke Sungai Kalimas

Hari Batik Nasional
Perayaan Hari Batik Nasional 2026 di Surabaya. (Kemenperin)

Surabaya menjadi pusat perayaan 30 September–4 Oktober 2026. Puncaknya, sekitar 10 perahu bermotif batik menyusuri Kalimas hari ini.

Surabaya menjadi pusat perayaan Hari Batik Nasional 2026. Kementerian Perindustrian dan Yayasan Batik Indonesia menggelar rangkaian acara pada 30 September hingga 4 Oktober di sejumlah titik Kota Pahlawan.

Lebih dari 40 peserta mengisi pameran. Batik Tulungagung menjadi sorotan, dengan motif antara lain Lurik Bhumi Ngrowo, Gajah Modo, dan Bangoan.

Ketua Umum Yayasan Batik Indonesia Gita Pratama Kartasasmita mengatakan perayaan tahun ini dirancang lebih terbuka. Ia ingin batik tidak berhenti di ruang pamer.

Bacaan Lainnya

“Tahun ini kami ingin membawa batik keluar dari ruang museum dan masuk ke ruang publik,” kata Gita, Rabu, 30 September 2026, dikutip Kompas.com.

Menurut dia, generasi muda perlu menemukan alasan sendiri untuk mencintai batik, bukan karena keharusan. Fesyen, teknologi, dan industri diharapkan membuat batik terasa sebagai bagian dari gaya hidup.

Pameran di Tunjungan, Parade di Kalimas

Pameran berlangsung di Grand Atrium dan Koridor Tunjungan Plaza 3. Perajin dari 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur menampilkan motif daerah masing-masing.

Ruang pamer memadukan panggung berbasis dioda pemancar cahaya dan lantai cahaya. Agenda lain meliputi peragaan busana, lomba video pendek, lokakarya digital bagi usaha mikro dengan kecerdasan artifisial, serta kegiatan anak.

Puncak hari ini, Jumat, 2 Oktober, adalah Batik Berlayar. Sekitar 10 perahu berhias ornamen batik Jawa Timur menyusuri Sungai Kalimas, dari Taman Prestasi hingga Monumen Kapal Selam.

Sepanjang jalur itu ada tari, musik, perkusi, dan permainan cahaya. Ketua Panitia Wirasno menyebut batik tidak lagi hanya dilihat dari dekat, tetapi menjadi pengalaman di ruang publik kota.

Talkshow mengangkat digitalisasi, keberlanjutan, pasar, dan peluang usaha. Perajin tetap hadir agar pengunjung bisa menanyakan motif, warna, dan teknik langsung kepada pembuatnya.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan