ITS Uji Sensor Gempa Murah dan Prototipe Rumah Tahan Gempa di Ponorogo

Teknologi Mitigasi Gempa
Pemantauan demontrasi guncangan gempa pada prototipe bangunan tahan gempa melalui website insamo.id. (Humas ITS)

Sensor murah buatan ITS mendeteksi getaran secara real-time dan mengaktifkan alarm. Alat ini diuji bersama prototipe rumah berbasis base isolator.

Gempa bumi yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali memperlihatkan betapa pentingnya untuk memperkuat sistem mitigasi bencana di Indonesia. Oleh karena itu, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melakukan uji coba sebuah alat pendeteksi gempa terhadap sebuah prototipe bangunan tahan gempa di Ponorogo.

Wakil Kepala Pusat Studi Mitigasi Kebencanaan dan Perubahan Iklim (MKPI) ITS Dr Ir Berlian Al Kindhi SST MT menyebutkan bahwa inovasi ini merupakan hasil kolaborasi dari Departemen Teknik Elektro Otomasi dan Departemen Teknik Sipil ITS bersama mitra Rabasa Beton, Ponorogo.

Menurutnya, pengembangan tersebut menjadi kontribusi nyata ITS dalam menjawab tantangan mitigasi bencana di Indonesia yang memiliki tingkat kerawanan gempa cukup tinggi.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, dosen Departemen Teknik Elektro Otomasi ITS itu menjelaskan, alat pendeteksi gempa ini mengembangkan perangkat deteksi gempa bumi berbasis mikrokontroler yang mampu mendeteksi getaran tanah secara real-time. Saat sensor mendeteksi getaran yang melebihi ambang tertentu, sistem secara otomatis akan mengirimkan notifikasi dan mengaktifkan alarm peringatan. Informasi geolokasi dan data historis juga akan ditampilkan di situs web pemantauan insamo.id.

Lebih dari itu, sensor yang telah terpasang akan menjadi ekosistem mitigasi kebencanaan berbasis digital yang terintegrasi dengan aplikasi pemantauan. Data yang diterima aplikasi melalui sensor ketika terjadi bencana dapat digunakan untuk memetakan potensi bencana yang terjadi di sekitar lingkungannya. Tak hanya gempa, aplikasi tersebut juga dapat memantau ketinggian air sebagai mitigasi banjir dan tanah longsor.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan