Pesona Alam Jendela Langit di Pasuruan, Jadi Lokasi Syuting Film ‘Petaka Gunung Welirang’

Jendela Langit
Pesona Alam Jendela Langit di Pasuruan. (@pesonajendelalangit)

Keindahan alam Pasuruan kembali bersinar di kancah nasional. Jendela Langit Prigen, yang terletak di kaki Gunung Arjuno dan Gunung Ringgit, dipilih sebagai salah satu lokasi pengambilan gambar film nasional Petaka Gunung Welirang.

Sutradara Indra Gunawan bersama kru syuting telah menyelesaikan proses pengambilan gambar di beberapa titik menawan di kawasan Tretes dan Prigen, termasuk Jendela Langit. Objek wisata ini memang menyuguhkan panorama pegunungan yang memukau dari berbagai sudut, membuatnya sempurna untuk latar film sekaligus destinasi healing bagi wisatawan.

Selain keindahan alamnya yang memanjakan mata, Jendela Langit juga menawarkan berbagai wahana dan aktivitas seru. Cocok untuk liburan bersama keluarga atau kerabat, tempat ini membantu pengunjung melepas penat dari rutinitas sehari-hari.

Untuk mencapainya, pengunjung cukup menempuh perjalanan sekitar 50 kilometer dari pusat Kota Pasuruan, atau sekitar satu jam perjalanan. Aksesnya tergolong mudah, sehingga banyak yang datang untuk menikmati udara segar pegunungan.

Bacaan Lainnya
Fasilitas Lengkap dan Harga Terjangkau

Jendela Langit buka setiap hari Senin hingga Jumat pukul 06.00–18.00 WIB. Pada akhir pekan, tempat ini buka selama 24 jam penuh, memberikan fleksibilitas bagi pengunjung yang ingin menyesuaikan jadwal.

Pengelola menetapkan tiket masuk sebesar Rp15.000. Tersedia pula wahana tambahan, seperti berkuda seharga Rp100.000 per orang. Parkir motor dikenakan Rp5.000, sedangkan mobil Rp10.000.

Berbagai fasilitas pendukung sudah disiapkan untuk kenyamanan pengunjung, mulai dari area parkir luas, toilet, musala, gazebo, warung makan, hingga camping ground. Ada pula gardu pandang dengan spot foto instagramable seperti jendela, perahu, sarang burung, dan gardu batang pohon.

Tips Berwisata di Jendela Langit

Agar pengalaman semakin menyenangkan, ada beberapa hal yang bisa dipersiapkan. Pilih waktu berkunjung yang tepat, misalnya pagi atau sore hari untuk menikmati matahari terbit dan terbenam. Gunakan pakaian dan sepatu nyaman karena banyak jalur setapak di perbukitan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan