Patung Bung Karno Membaca Hiasi Istana Gebang, Pesan untuk Generasi Muda

Patung Bung Karno Istana Gebang
Patung Bung Karno membaca buku di Istana Gebang Blitar. - Dok. PDIP Jatim
Renovasi rumah masa kecil Bung Karno di Blitar rampung dengan satu perubahan mencolok: patung Sang Proklamator duduk membaca buku. Arahan langsung Megawati Soekarnoputri.

Patung Bung Karno yang digambarkan duduk sambil membaca buku kini menjadi pusat perhatian di Istana Gebang, Blitar. Patung itu menjadi simbol pesan penting dari Megawati Soekarnoputri agar generasi muda menjadikan ilmu pengetahuan sebagai fondasi perjuangan.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono mengungkapkan, perubahan konsep patung tersebut merupakan arahan langsung Megawati Soekarnoputri. Megawati ingin menghadirkan sosok Bung Karno sebagai figur pembelajar yang menjadikan buku sebagai fondasi perjuangannya.

Bacaan Lainnya

“Ibu Megawati meminta agar patung Bung Karno digambarkan sedang membaca. Ada pesan penting yang ingin disampaikan, yakni bahwa Bung Karno adalah sosok pembelajar. Pesan itu ingin diwariskan kepada generasi muda hari ini,” ungkap Deni, Selasa (16/6/2026).

Renovasi Gotong Royong Kader

Wakil Ketua DPRD Jawa Timur itu menjelaskan, renovasi Istana Gebang merupakan tindak lanjut arahan Megawati agar kader PDI Perjuangan menjaga warisan sejarah bangsa sekaligus menjadikannya ruang edukasi bagi masyarakat.

“Renovasi Istana Gebang telah diresmikan langsung oleh Ibu Megawati. Ini bagian dari arahan beliau kepada seluruh kader untuk menjaga dan merawat jejak sejarah bangsa,” katanya.

Seluruh pembiayaan renovasi berasal dari kontribusi kader PDI Perjuangan se-Jawa Timur sebagai bentuk gotong royong. Pembaruan kawasan juga diarahkan untuk memperkuat fungsi Istana Gebang sebagai ruang pembelajaran sejarah dan kebangsaan.

Deni menegaskan, pesan di balik patung Bung Karno membaca semakin relevan di tengah era digital. “Budaya membaca dan belajar jangan sampai tergeser oleh budaya yang hanya berpusat pada penggunaan gawai,” tegasnya.

Ia berharap wajah baru Istana Gebang mendorong generasi muda datang untuk mengenal sejarah dan mempelajari pemikiran-pemikiran besar Bung Karno. “Jangan hanya menghabiskan waktu untuk bermain gim, tetapi juga memperkaya diri dengan membaca gagasan-gagasan besar yang melahirkan Indonesia,” pungkasnya.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan