Suasana panas tak hanya terjadi di arena pertarungan MMA, tapi juga ikut merembet ke dunia politik daerah. Aksi Ronald Mastrana Siahaan, atlet Mixed Martial Arts (MMA) asal Pematangsiantar, mendadak viral usai melempar sindiran pedas kepada Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, langsung dari atas ring One Pride MMA di Bandung, Sabtu (14/6/2025) malam.
______
Ronald kecewa. Dalam orasinya usai bertarung melawan Alan Darmawan Lolo, ia membeberkan bahwa seorang juniornya pernah mengadu kepada sang wali kota untuk minta dukungan. Tapi jawaban yang diterima justru bikin nyesek.
“Katanya, ‘nggak usah jadi atlet kalau nggak ada uang’. Bahkan disuruh kerja di rumahnya, digaji katanya. Pak Wali, tolong cabut ucapan bapak itu,” tegas Ronald lantang, yang langsung mengundang simpati netizen dan viral di media sosial X.
— Noucampline. (@noucampshop10) June 15, 2025
“Cek Latar Belakang Saya!”
Tak tinggal diam, Wesly Silalahi pun buka suara. Dalam wawancara eksklusif di depan Gedung IV Pasar Horas, Ahad, 15 Juni 2025, pria kelahiran Pematangsiantar, 12 Oktober 1957 itu, membantah keras tudingan tak peduli dengan atlet. Ia bahkan menegaskan bahwa dirinya punya rekam jejak panjang dalam dunia olahraga nasional.
“Panggil atletnya ke sini, tanya langsung! Saya mantan Bendahara KONI selama enam tahun. Saya juga mantan pengurus Gulat Nasional selama delapan tahun. Sangat bertolak belakang kalau saya dibilang nggak peduli atlet,” tegas Wesly kepada Kompas.
Mantan anggota MKN UI Salemba 09 ini juga menegaskan bahwa tuduhan Ronald sangat tidak berdasar, apalagi jika melihat sepak terjangnya di dunia olahraga. “Jangan cuma viral-viralan. Cek siapa saya dulu,” katanya menambahkan.
Wesly Silalahi, S.H., M.Kn bukan nama asing di dunia hukum. Ia menyelesaikan studi S1 dan S2-nya di Universitas Indonesia, dan dikenal aktif dalam organisasi-organisasi kenegaraan maupun olahraga. Sebelum menjabat sebagai orang nomor satu di Pematangsiantar, Wesly sudah berkecimpung lama di berbagai kepengurusan olahraga, termasuk menjadi Bendahara Gulat Nasional.