RIFFA – Gol dramatis di penghujung laga menit 90 + 9 dari Bahrain menggagalkan kemenangan pertama Indonesia dalam pertandingan putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup C pada Jumat (11/10) dini hari WIB. Hasil imbang 2-2 ini membuat Indonesia kembali meraih hasil seri untuk ketiga kalinya berturut-turut, setelah sebelumnya menahan Arab Saudi dan Australia.
Indonesia sebenarnya sudah berada di ambang kemenangan setelah unggul 2-1 hingga tambahan waktu babak kedua. Namun, pada menit kesembilan tambahan waktu, Bahrain berhasil menyamakan kedudukan melalui gol dari Mohamed Marhoon, yang memanfaatkan situasi sepak pojok untuk menembak dari jarak dekat dan menjebol gawang Maarten Paes.
Sejak awal pertandingan, Bahrain tampil agresif dan sudah unggul pada menit ke-15. Marhoon mencetak gol spektakuler melalui tendangan bebas dari jarak hampir 35 meter yang menghantam mistar sebelum akhirnya masuk ke gawang, membuat Paes hanya bisa terdiam. Serangan Bahrain terus berlanjut, namun percobaan Marhoon lainnya pada menit berikutnya melambung di atas gawang.
Bahrain dilaporkan laman AFC, mendominasi babak pertama, dengan tendangan melengkung kaki kiri dari Ali Madan yang masih bisa ditepis Paes di menit ke-39. Sundulan Amine Benaddi dua menit berselang juga masih melebar. Namun, di menit ketiga tambahan waktu babak pertama, Indonesia berhasil memanfaatkan kelengahan pertahanan Bahrain.
Ragnar Oratmangoen berhasil menyambar bola liar hasil sundulan Sandy Walsh, dan mengarahkan bola ke gawang Ebrahim Lutfalla, membuat Indonesia unggul 1-0 sebelum turun minum. Pada awal babak kedua, pelatih Indonesia, Shin Tae-yong, melakukan beberapa perubahan. Rizky Ridho masuk menggantikan Jordi Amat, sementara Eliano Reijnders menjalani debut internasionalnya menggantikan Sandy Walsh.
Indonesia memperbesar keunggulan pada menit ke-74. Oratmangoen dengan cermat mengontrol umpan dari Jay Idzes sebelum bola jatuh ke kaki Rafael Struick, yang melesakkan tendangan melengkung dan mengalahkan Lutfalla, membuat Indonesia unggul 2-1.





