96,7 Penduduk Indonesia Kurang Konsumsi Sayur, Kemenkes Luncurkan ‘Makan dengan Makna’

Gerakan 'Makan dengan Makna'
Peluncuran gerakan 'Makan dengan Makna'. (Biro Komunikasi Kemenkes)

Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Niken Wastu Palupi menambahkan bahwa solusi atas persoalan salah gizi sebenarnya dekat dengan masyarakat melalui pangan lokal yang lebih segar dan terbebas dari proses pengolahan berlebih (ultra-processed food). Kemenkes menetapkan batas harian konsumsi GGL maksimal adalah 4 sendok makan gula, 1 sendok teh garam, dan 5 sendok makan lemak per hari.

Sementara itu, Head of Public Policy TikTok Indonesia Noudhy Valdryno menyatakan di platform TikTok, topik makanan termasuk makanan sehat merupakan salah satu konten yang paling banyak ditemukan dan dibagikan oleh masyarakat.

“Setiap hari, jutaan pengguna datang ke TikTok untuk menemukan resep, inspirasi memasak, rekomendasi makanan, hingga berbagai cara sederhana untuk menjalani gaya hidup yang lebih sehat” lanjut Noudhy.

Bacaan Lainnya

Hal ini terlihat jelas dari jutaan unggahan yang menggunakan berbagai tagar popular, seperti #KulinerIndonesia, #HidupSehat, #MakananSehat, dan yang terakhir yang sangat relevan dengan saya tagar #CemilanSehat.

Melihat antusiasme yang begitu besar diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan TikTok untuk menemukan inspirasi hidup sehat secara lebih mudah dipahami, relevan, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari melalui konten yang diproduksi oleh para kreator. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan