Serangan jantung adalah salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Jantung adalah organ Vital tubuh manusia. Dia yang memompa darah ke seluruh tubuh untuk menggerakkan organ-organ lain.
Serangan jantung menjadi pertanda terjadi penyumbatan pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah ke jantung terhambat. Hal tersebut sangat membahayakan nyawa karena jantung kekurangan pasukan osigen.
Penderita serangan jantung mungkin tidak langsung mengalaminya. Mereka mungkin mengalami gejala secara perlahan, dan bertahan berjam-jam, berhari-hari, atau berminggu-minggu sebelum terjadi serangan jantung.
Serangan jantung inilah yang dialami Chef Haryo Pramo sebelum meninggal dunia dan dimakamkan pada Kamis (21/12/2023). Chef Haryo dilaporkan harus menjalani operasi pasca serangan jantung. Bagaimana mencegah serangan jantung?
Laman Dokter Sehat Kemenkes merilis sejumlah cara mencegah terjadinya serangan jantung. Penyakit ini terjadi juga karena gaya hidup tak sehat yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami serangan jantung.
Oleh karena itu, cara yang dinilai paling efektif mencegah gangguan pada otot jantung yakni dengan melakukan perubahan gaya hidup. Yuk, simak 8 cara mencegah serangan jantung:
1. Turunkan Berat Badan
Kondisi kelebihan berat badan mengakibatkan jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Hal ini dapat meningkatkan tekanan darah. Apabila berat badan semakin besar maka semakin tinggi risiko terkena serangan jantung. Oleh sebab itu, menjaga atau menurunkan berat badan penting dilakukan untuk mencegah penyakit ini.
2. Cegah dengan Aktivitas Fisik
Cara kedua mencegah serangan jantung bisa dilakukan dengan aktivitas fisik sedang setidaknya 150 menit per minggu. Aktivitas fisik ini dapat menurunkan tekanan darah, menjaga berat badan, dan menurunkan kolesterol pada tingkat yang lebih sehat. Aktivitias fisik yang bisa dicoba yaitu berjalan kaki, bersepeda, dan berenang. Jika ingin aktivitas fisik lebih berat, bisa bermain sepak bola atau tenis lapangan.





