Terpaksa Imbang 1-1 di Menit 90+5, Slovenia dan Serbia Berbagi Poin di Piala Eropa 2024

Luka Jović melakukan selebrasi setelah menyamakan kedudukan untuk Serbia melawan Slovenia, Kamis (20/6/2024) malam (WIB). Foto:SS UEFA

Menurut dia, tim Serbia tidak mau menerima kekalahan dari Slovenia. Pemain terus berjuang sehingga akhirnya tercipta gol pada menit-menit akhir. “Jović adalah pemain yang luar biasa. Saya sangat senang dengan penampilannya. Hanya dengan sedikit ruang, ia bisa sangat berbahaya. Saya senang dia mencetak gol, untuk tim dan kepercayaan dirinya sendiri,” kata Dragan Stojković seperti dilansir dari laman UEFA.

Pelatih Slovenia, Matjaž Kek, mengungkapkan, bahwa timnya memainkan sepak bola yang luar biasa dan layak berada di putaran final Piala Eropa. Slovenia mengontrol permain, dan harus kehilangan Benjamin Šeško. “Kami harus mengganti Šeško karena mengalami kram dan itu membuat kami kehilangan kekuatan di udara. Kami berhasil mempertahankan kecepatan selama 95 menit; kami tidak pernah lengah selama satu menit pun,” ujarnya.

Menurut Kek, lini belakang Slovenia bermain sangat baik. Namun sulit untuk menerima hasil seperti itu (imbang, red), tetapi itu adalah sesuatu yang akan memperkuat tim. “Kami merasa beruntung mendapatkan dukungan seperti itu. Para pemain muda kami menjadi pertanda baik bagi masa depan sepak bola Slovenia,” imbuhnya.

Bacaan Lainnya

Dengan hasil ini, baik Slovenia maupun Serbia harus berjuang lebih keras pada pertandingan selanjutnya untuk mengamankan posisi mereka di turnamen Piala Eropa 2024. Laga berikutnya, Inggris akan menghadapi Slovenia pada Selasa, 25 Juni, di Cologne, sementara Denmark akan melawan Serbia pada hari yang sama di Munich. Pertandingan berikutnya akan menjadi penentu bagi kedua tim dalam upaya mereka untuk melaju ke babak berikutnya.

Statistik Pertandingan:

  • Slovenia hanya menelan dua kekalahan dari 16 pertandingan kompetitif terakhir mereka (8 menang, 6 seri).
  • Kekalahan tandang 2-1 melawan Denmark di kualifikasi EURO 2024 adalah satu-satunya kekalahan Slovenia dalam 14 pertandingan terakhir mereka (8 menang, 5 seri).
  • Slovenia hanya gagal mencetak gol dalam satu dari 22 pertandingan internasional terakhir mereka.
  • Slovenia adalah salah satu dari dua tim yang membentur tiang gawang lebih dari satu kali di EURO 2024, bersama dengan Georgia (keduanya dua kali).
  • Berusia 35 tahun dan 213 hari, Dušan Tadić adalah pemain tertua yang tampil sebagai starter untuk Serbia di putaran final EURO. Pelatihnya saat ini, Dragan Stojković, berusia 99 hari lebih muda saat meraih rekor tersebut di EURO 2000.
  • Serbia hanya mencatatkan dua kali clean sheet dalam 16 pertandingan terakhir mereka di EURO.

Susunan Pemain:

Slovenia:
Jan Oblak; Žan Karničnik, David Drkušić, Jaka Bijol, Gregor Sikošek; Petar Stojanović (Benjamin Verbić 76), Adam Gnezda Čerin, Timi Max Elšnik (Josip Brekalo 90+1), Jan Mlakar (Denis Popović 64); Andraž Šporar, Benjamin Šeško (Zan Vipotnik 76).

  • Pelatih: Matjaž Kek

Serbia:
Predrag Rajković; Miloš Veljković, Nikola Milenković, Strahinja Pavlović; Andrija Živković (Nemanja Radonjić 82), Ivan Ilić, Saša Lukić (Sergej Milinković-Savić 64), Filip Mladenović (Filip Kostić 46); Dušan Tadić (Luka Jović 82); Dušan Vlahović (Aleksandar Mitrović 64).

  • Pelatih: Dragan Stojković

 

Pos terkait