Jelang Indonesia Vs Irak, Misi Perdana Shin Tae-yong Rebut Poin

Bagi pelatih kepala Irak, Jesus Casas, pertandingan pembuka tim dapat ditentukan melalui detail-detail kecil melawan tim yang ia lihat memiliki banyak kesamaan dengan tim asuhannya.

“Semua pertandingan berbeda, kami bermain dua bulan lalu di Basra, tetapi suasananya berbeda, lebih nyaman bagi kami,” kata pelatih asal Spanyol dikutip dari laman AFC, Minggu (14/1/2024).

“Besok akan menjadi pertandingan yang berbeda karena dalam turnamen yang singkat ada banyak faktor; yang diperlukan hanyalah penalti, kartu merah, beberapa momen gugup, dan semuanya berubah.”

Bacaan Lainnya

Menurut Casas, Indonesia, seperti tim nasional Irak yang sedang berkembang. Timnas Irak ingin menang atas Indonesia, tetapi itu tidak akan mudah. Indonesia pasti ingin membalas kekalahan terakhir di Basra, November 2023 lalu. ”Jadi saya mengatakan kepada para pemain untuk fokus dan bermain dengan 100%, jika tidak, ini tidak akan menjadi pertandingan yang mudah bagi kami,” ujarnya

Timnas Irak dibayang-bayangi kehadiran bek Saad Natiq untuk pertandingan pertama. Namun Casas tetap fokus pada gambaran yang lebih besar. Dia  menegaskan bahwa tidak ragu untuk mengistirahatkan pemain jika itu membantunya tersedia untuk pertandingan yang tersisa.

“Dia tersedia, dia cedera selama 3-4 hari, dan kami harus memikirkan situasinya besok, karena ini adalah turnamen yang singkat dan satu cedera sekarang bisa berarti akhir dari turnamennya, jadi kami harus memutuskan,” ujar Casas.

Pelatih Timnas Shin Tae-yong dan Asnawi Mangkualam dalam jumpa pers di Doha, Qatar, Minggu (14/1/2024).__FOTO:PSSI

Pos terkait