Dalam laporan Crazed.net yang diunggah pada Kamis (1/2/2024), tidak disebutkan tanggal kejadiannya. Kasus ini sudah ditangani aparat penegak hukum dan sudah diputuskan di pengadilan.
Dalam sebuah pernyataan kepada hakim, Holgerson mengalami serangan kecemasan dan insomnia. Dokter memperingatkan bahwa jatuh seperti ini bisa berakibat fatal. Holgerson beruntung masih hidup. Smith diperkirakan akan keluar dari pengadilan tanpa hukuman penjara sama sekali karena perjanjian pembelaan.
Smith mengaku bersalah atas tindakan yang membahayakan dengan imbalan 60 hari kurungan di rumah dengan listrik, 30 hari kerja bakti, dan 30 hari pelayanan masyarakat.
Ibu Holgerson, Genelle, meminta hakim untuk menjatuhkan hukuman penjara kepada Smith. Dia ingin Smith “tinggal di penjara” selama putrinya berada di ranjang rumah sakit. Holgerson tinggal di rumah sakit selama tiga hari.
Hakim Pengadilan Distrik Clark County, Darvin Zimmerman, menentang kesepakatan pembelaan tersebut dan mengatakan bahwa Smith perlu dipenjara. Selain hukuman tersebut, dia harus membayar denda $300 dan tidak boleh berhubungan dengan Holgerson selama dua tahun.
Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Good Morning America, Smith mengklaim bahwa Holgerson meminta untuk didorong dari jembatan. Smith meminta maaf kepada temannya melalui Snapchat dan Holgerson hanya menjawab, “Tidak apa-apa, saya tahu kamu tidak bermaksud menyakiti saya”.
Smith mengatakan bahwa tidak ada niat jahat di balik dorongan tersebut dan hanya menginginkan yang terbaik untuk Holgerson. Holgerson kini telah pulih sepenuhnya.
Taylor Smith menangis usai dijatuhi hukuman penjara 2 hari.___FOTO:Crazed.net