Banjir Kudus Telan 5 Korban: 1 Anak Tewas Kena Setrum, 3 Santri dan 1 Orang Lainnya Tenggelam

Warga saling bahu-membahu melintasi jalan yang tergenang banjir dengan perahu rakit di Dukuh Tanggulangin, Jati Wetan, Kudus, Sabtu (16/3/2024). Menurut data BPBD setempat, bencana banjir yang melanda sejak Kamis (14/3) akibat intensitas hujan yang tinggi serta meluapnya sungai Wulan meluas dan merendam 10.430 rumah di 29 desa dari lima kecamatan. Sebanyak 32.952 jiwa terdampak serta 911 jiwa mengungsi. (ANTARA FOTO/YUSUF NUGROHO)
Seorang Anak Tewas Kesetrum  

Di hari yang sama, Jumat (15/3), seorang anak berinisial FLK (13) juga ditemukan tewas tesetelah kena setrum di Desa Gulang, Kecamatan Mejobo. Menurut keterangan seorang warga, Fastabiqhul—dikutip dari Tribun Muria—korban dan sejumlah temannya awalnya bermain di jalan area persawahan yang tergenang banjir. Lalu tiba-tiba dia mendengar teriakan minta tolong. 

“Ada anak-anak minta tolong, terus saya tolongin. Ternyata ada anak kesetrum. Langsung saya tolongin dengan bambu,” tuturnya, Sabtu (16/3), dilansir dari Tribun Muria. 

Menurut Fastabiqhul, tangan anak tersebut tampak menyentuh tiang lampu. Dia coba melepaskan tangan anak itu dari tiang dengan bambu. Upaya Fastabiqhul berhasil. Ia kemudian membawa dua korban yang tersengat listrik itu ke tempat kering. 

Bacaan Lainnya

“Setelah ditolong, kedua anak itu dalam kondisi lemas dan tidak sadarkan diri,” jelasnya.

Warga menunjukkan lokasi bocah tersetrum saat banjir Kudus. Peristiwa ini di Desa Gulang, Kecamatan Mejobo, Kudus, Jawa Tengah, Jumat (15/3/2024). (TribunJateng.com/Rezanda Akbar)

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Mejobo AKP Rusmanto menyampaikan, seorang anak yang juga tersengat listrik berinisial R (13). Kedua korban lantas dibawa ke puskesmas terdekat untuk dirawat. Namun, nyawa FLK tak tertolong, sedangkan R selamat. 

“Saya mengimbau kepada masyarakat di Kecamatan Mejobo, khususnya dalam situasi banjir ini, agar tidak bermain-main dan selalu berhati-hati saat melintasi jalan. Karena genangan air di Mejobo masih cukup tinggi,” kata Rusmanto. 

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus, per Sabtu (16/3/2024), banjir Kudus ini melanda 29 desa di lima kecamatan. Banjir merendam 10.860 rumah dan 3.869 hektare sawah.(RRI/Kompas/Tribun)

Pos terkait