WHO Sebut Lebih dari 1 Miliar Orang Hidup dengan Obesitas

Pencegahan Obesitas

Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) sudah membuat program untuk menekan angka obesitas di Indonesia. Dilansir dari laman resmi P2PTM Kemenkes, obesitas perlu ditemukan sedini mungkin dengan harapan lebih mudah untuk melakukan tatalaksana. Upaya penemuan ini dilakukan melalui kegiatan deteksi dini obesitas di masyarakat melalui Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu).

Posbindu merupakan kegiatan bersama komunitas untuk menuju Perilaku Hidup Bersih/ Gaya Hidup Sehat serta implementasi perilaku CERDIK.

Bacaan Lainnya

CERDIK ini mempunyai makna,

  • Cek kesehatan secara berkala,
  • Enyahkan asap rokok,
  • Rajin aktivitas fisik,
  • Diet sehat dan seimbang,
  • Istirahat cukup,
  • Kelola stress.

Pemerintah menggalakkan “Gerakan Masyarakat Hidup Sehat” atau yang lebih dikenal dengan istilah GERMAS yang bertujuan mendorong masyarakat untuk berperilaku hidup sehat/ gaya hidup sehat yang dimulai dari diri sendiri, keluarga, orang sekitar kita, dan di lingkungan .

Program Germas diharapkan dapat menekan angka obesitas yang melonjak menjadi 21,8 % pada penduduk Indonesia yang berusia 18 tahun ke atas. Untuk mencegah obesitas bisa melakukan sejumlah tips sebagai berikut:

  • Konsumsi makanan sehat dan gizi seimbang, konsumsi buah sayur minimal 5 porsi per hari.
  • Konsumsi gula, garam dan lemak dengan pedoman G4 G1 L5 (konsumsi Gula maksimal 4 sendok makan atau 50 gram per hari, konsumsi Garam maksimal  1 sendok teh atau 2 gram per hari, konsumsi Lemak maksimal  5 sendok makan atau 67 gram per hari)
  • Rajin melakukan aktivitas fisik secara teratur seperti berjalan kaki, membersihkan rumah, dan berolah raga, upayakan dilakukan secara BBTT (Baik, Benar, Teratur dan Terukur).
  • Jaga berat badan agar tetap ideal dan tidak berisiko dengan mempertahankan Indeks Massa Tubuh (IMT) di kisaran 18-23 kg/m2 .◼︎

Pos terkait