Patung biawak di Wonosobo, Jawa Tengah, mendadak viral di media sosial. Karya ini menjadi sorotan karena bentuknya sangat realistis, menyerupai biawak sungguhan. Hebatnya, biaya pembuatannya hanya Rp50 juta, yang disebut berasal dari dana CSR dan patungan dari masyarakat.
__________
Sejumlah akun media sosial mengunggah video terkait patung biawak tersebut. Satu di antaranya akun Instagram Pemerintah Kabupaten Wonosobo, @wonosobohebat.
Netizen pun ramai membanding-bandingkan biaya pembuatan patung biawak tersebut dengan patung-patung ikon daerah lain, yang anggarannya mencapai miliaran rupiah, namun hasilnya tak sesuai ekspektasi.
Akun @jawafess mencuitnya di media sosial X. Dalam postingan X tersebut juga disertakan patung lain seperti tugu pesut, patung gajah, dan patung penyu.

Dalam postingan juga disebutkan nominal anggaran pembuatan patung yang jumlahnya berbeda jauh. Jika patung lain ditulis menelan anggaran Rp1 miliar lebih, patung biawak ditulis hanya Rp50 juta.
Di postingan lain yang diunggah oleh akun @sosmedkeras di media sosial X. Dalam postingan tersebut juga menyinggung patung gajah dan tugu pesut.
“Tugu gajah gresik dan tugu pesut mahakam menangis melihat karya ini,” tulisnya yang diunggah pada Jumat, 18 April 2025.
Tentang Patung Biawak
Patung Biawak dibuat di Tugu Krasak Menyawak. Lokasinya berada di pinggir jalan raya nasional Ajibarang- Secang, tepatnya di wilayah Desa Krasak, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo.
Patung ini dibuat oleh seniman jebolan ISI Surakarta Arianto dan kawan-kawan. Ia merupakan seniman asli Wonosobo. Karyanya mendadak viral karena memiliki bentuk yang realistis sama seperti biawak sungguhan.
Ketika membuat patung biawak ini, Ari mengaku rela membeli biawak aslinya untuk diobservasi. Hal tersebut, dimaksudkan agar karya yang akan dibuatnya dapat menyerupai aslinya.