Terlalu Banyak Melahap Gimik Politik Bisa Bikin Stres dan Cemas, Kok Bisa?

Bagaimana Mengobatinya?

Ada sejumlah cara yang diyakini Collins bisa mengurangi kebiasaan second-hand embarrassment, untuk mengurangi dampaknya.

1. Mengubah Mindset

Jika mengalami second-hand embarrassment atau rasa malu yang tak disengaja, seseorang disarankan untuk mulai menata ulang mindset mereka.

Bacaan Lainnya

“Terkadang, mengubah cara berpikir Anda tentang emosi bisa membantu,” kata Collins.

“Saat kita mengalami emosi yang tidak nyaman, kita sering menganggapnya ‘buruk’, dan hal itu membuat kita semakin cemas saat mencoba menghilangkannya, sehingga menambah tekanan. Memiliki pendekatan yang lebih penuh perhatian dapat membantu dengan mengakui apa yang kita rasakan saat ini tanpa menghakimi dan membiarkan emosi itu berlalu.”

2. Stop Judging

Saat mengalami hal pada poin pertama, Collins menyarankan untuk menarik napas panjang dan mengatur emosi.

“Jika menyadari bahwa mengalami rasa malu yang tidak disengaja, daripada menghakimi atau bereaksi terhadap hal tersebut, kamu lebih baik berhenti sejenak dan menggunakan teknik STOP,” katanya. “Saat kita terjerumus ke dalam lubang kelinci dengan pikiran dan emosi kita, semuanya bisa menjadi semakin besar,” lanjut Collins.

Fokus pada napas punya manfaat karena dua alasan. Pertama, ketika memperlambat pernapasan, otomatis mengaktifkan sistem saraf parasimpatis atau yang bertanggung jawab untuk membuat tubuh rileks pasca-periode stres dan bahaya, dan secara bersamaan memperlambat detak jantung. Ini juga memberi sesuatu yang netral untuk memusatkan perhatian.

“Jika fokus pada sesuatu yang memalukan dan terus memikirkannya, kemungkinan besar stres dan kecemasan akan meningkat,” kata Dr. Collins.

“Tetapi jika kamu fokus pada pernapasan, kamu dapat menenangkan tubuh dan memusatkan pikiran pada saat ini pada sesuatu yang netral.” ○


FOTO: Ilustrasi. (SF)

Pos terkait