Surabaya Integrasikan 69 Rumah Sakit Lewat Satu Data Kesehatan

Surabaya Integrasikan 69 Rumah Sakit
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendorong integrasi layanan kesehatan melalui Satu Data Kesehatan Surabaya yang menghubungkan seluruh rumah sakit. (Samudrafakta)

“Kalau terjadi peningkatan kasus penyakit, kita bisa segera mengetahui wilayah mana yang terdampak dan kebutuhan apa yang harus disiapkan. Pengalaman Covid-19 mengajarkan bahwa data kesehatan harus terhubung dan dapat diakses bersama,” tegasnya.

Rumah sakit yang belum bekerja sama dengan BPJS tetap bisa berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan, seperti penyediaan ambulans atau pendampingan kesehatan di tingkat RW.

Target Satu Bulan ke Depan

Eri menargetkan penguatan sistem Satu Data Kesehatan Surabaya berjalan lebih masif dalam satu bulan ke depan dengan melibatkan seluruh rumah sakit. Ia mengapresiasi dukungan dari rumah sakit yang hadir dalam forum koordinasi.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Surabaya dr. Billy Daniel Messakh menyatakan forum tersebut bertujuan memperkuat sinergi antar rumah sakit dan meningkatkan mutu pelayanan.

“Kolaborasi diperlukan untuk mengoptimalkan sistem rujukan, meningkatkan keselamatan pasien, serta menyelesaikan berbagai persoalan pelayanan kesehatan secara bersama-sama,” kata dr. Billy Daniel Messakh.

Ia menyebut layanan kegawatdaruratan menjadi panggilan terbanyak ke Command Center 112, dengan sekitar 37 ribu kasus trauma per tahun. Karena itu, keterlibatan semua rumah sakit sangat penting agar layanan lebih cepat dan merata.

Saat ini sistem telah diterapkan di tiga rumah sakit milik Pemkot Surabaya, yaitu RSUD dr. Soewandhie, RS Bhakti Dharma Husada, dan RSUD Eka Candrarini. Dari total 69 rumah sakit di Surabaya, 68 berstatus rumah sakit darat dan satu rumah sakit terapung. Ke depan, integrasi akan diperluas ke seluruh fasilitas.

“Dengan sistem ini, petugas dapat mengetahui kapasitas dan ketersediaan layanan rumah sakit secara real time sehingga proses rujukan menjadi lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi,” pungkasnya.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan