Sedekah ala Coldplay: Raup Cuan Miliaran dari Jakarta, Bantu Kapal Pencegat Sampah di Cisadane

Pendiri dan CEO of The Ocean Cleanup Boyan Slat Bersama Coldplay. Photo credit: The Ocean Cleanup /@AnnaLeeMedia
JAKARTA – Ingar bingar konser Coldplay masih terasa hingga Sabtu (18/11/2023). Akun Instagram Coldplay setidaknya sudah tiga kali mengupload konser mereka di Jakarta, jumlah postingan yang lebih banyak dibanding di tempat lain. Selain soal meraup miliaran rupiah dari Indonesia, ternyata Coldplay juga bersedekah. Lho, gimana ceritanya?

Tiket Coldplay yang paling murah harganya Rp800.000. Adapun kapasitas Stadion Utama Gelora Bung Karno yang digunakan untuk konser Coldplay, Rabu, 14 November 2023, sebanyak 70.000. Bila harga tiket paling murah dikalikan dengan kapasitas stadion, muncul nominal Rp56 miliar. Padahal, harga tiket menonton konser Coldplay ada 11 kategori menurut posisi kursi. Yang paling mahal Rp11.000.000, di bawahnya ada Rp5.700.000, Rp5.000.000, hingga yang terendah Rp800.000. Artinya, potensi pendapatan konser di Jakarta lebih dari Rp56 miliar.

Foto: The OceanCleanup

Sebelum konser, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparkeraf), Sandiaga Uno menyebut potensi pendapatan bisa tembus Rp1,16 triliun. Sandi menargetkan keuntungan dari konser Coldplay mencapai 75 juta USD atau sama dengan Rp1,16 triliun.

Target tersebut berdasarkan jumlah penonton yang hadir sekira 60 ribu hingga 80 ribu penonton. Dengan asumsi 1.000 hingga 1.500 USD atau sekira Rp15,5 juta hingga Rp23,2 juta per pax.

Bacaan Lainnya

IDX Channel membuat analisa pendapatan konser mereka di dunia. Tarif Coldplay dalam sekali manggung diperkirakan mencapai USD2,2 juta per konser, atau Rp32,72 miliar sesuai kurs dollar Amerika Serikat hari ini. Perkiraan ini dibuat berdasarkan biaya yang dipatok band asal Inggris itu untuk tampil dalam event Rock in Rio 2022.

Educameudinheiro.com (17/5) pernah menyebut, tarif yang dipatok manajemen Coldplay untuk event tersebut mencapai sekitar USD2,5 juta sampai dengan USD2,7 juta. Perolehan dari event itu dibagi untuk keempat personil dan biaya-biaya pendukung lainnya.

Christ Martin selaku vokalis dan front man dikabarkan menerima pembagian sebesar 40%, sementara personil lain menerima pembagian masing-masing sebesar 20%. Maka tak mengherankan jika Martin dikabarkan memiliki harta kekayaan tertinggi dibanding personil lain.

Total kekayaan sang vokalis diperkirakan mencapai USD160 juta, atau setara dengan Rp2,37 triliun. Sementara Will Champion (drummer), Guy Berrryman (bassist), dan Jon Buckland (gitaris) masing-masing memiliki kekayaan senilai USD100 juta.

Pos terkait