Prof. Madyan ajak masyarakat waspada provokasi dan utamakan aksi damai.
__________
Rektor Universitas Airlangga (Unair) Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin menyampaikan duka mendalam atas jatuhnya korban jiwa dan luka akibat gejolak sosial politik di berbagai daerah. Dalam pernyataan resmi, Kamis, 4 September 2025, Unair mengeluarkan tujuh sikap terkait kondisi bangsa.
“Pertama, Unair mendorong negara menjamin ketenteraman, keamanan, dan keselamatan masyarakat. Unair juga menekankan pentingnya demokrasi,” kata Madyan.
Kedua, Unair mendesak pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penegakan hukum yang transparan dan adil, terutama dalam kasus kekerasan yang menelan korban jiwa serta berdampak sosial, politik, dan ekonomi.
“Yang ketiga, Unair mengimbau pihak berwenang mendengarkan aspirasi masyarakat secara serius. Langkah strategis diperlukan agar tercipta situasi yang kondusif,” ujarnya.
Keempat, Unair mengajak masyarakat menjaga ruang demokrasi dengan menyuarakan kebenaran serta kebebasan berpendapat, sekaligus menolak segala bentuk kekerasan dan perusakan fasilitas umum.
“Kelima, Unair menyeru publik luas waspada terhadap potensi provokasi. Tindakan provokatif yang tidak bertanggung jawab dapat merugikan masyarakat,” ucapnya.
Keenam, Unair mengajak seluruh elemen masyarakat mengedepankan aksi damai, terorganisir, dan bermartabat.
Ketujuh, Unair mengimbau sivitas akademika, baik mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, maupun alumni, untuk bersikap konstruktif dalam merespons kondisi bangsa.
“Ayo kita bersama menjaga diri, menjaga sesama, dan menjaga Indonesia. Semoga Allah akan selalu melindungi kita semua,” pungkas Madyan. ***





