Profil Ning Laila, Pendakwah Muda Surabaya yang Viral gegara Sentil Rhoma Irama

Penceramah milenial dari Surabaya, Ning Umi Laila. FOTO: Dok. Istimewa

Imbas postingan video ini, Ning Laila ramai dikomentari warganet. Mereka menilai, seharusnya penceramah tak harus menyebut nama orang jika menceritakan kejelekannya.

Akhirnya Ning Umi Laila pun memberikan klarifikasi dan meminta maaf kepada Rhoma Irama atas kontroversi yang terjadi.

Ning Umi Laila dikenal sebagai ustadzah yang berdakwah melalui media sosial. Dia sudah terbiasa melantunkan shalawat sejak kelas 4 sekolah dasar. Menariknya, dia sudah memulai berdakwah dengan cara shalawatan sejak kelas 3 SMA.

Bacaan Lainnya

Kini, dia masih menempuh pendidikan perguruan tinggi, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Dia juga aktif mengelola sebuah pondok pesantren di Surabaya.

Di media sosial, Umi Laila memiliki akun Instagram resmi dengan nama @lailaarrahmah880. Kini, akun tersebut memiliki pengikut lebih dari 1 juta. Dia juga punya akun Tiktok dan YouTube.

Dia juga sudah mulai berceramah di acara reguler televisi nasional. Dia sempat tampil RCTI bersama Irfan Hakim dalam program “Bunga-Bunga Hati”, yang mulai tayang 12 Maret 2024.

Ning Umi Laila merupakan anak pertama dari KH. Edy Rahmatullah MEi, yang dikenal dengan sebutan Kiai Granat. Sementara ibunya bernama Sulastri, seorang ibu rumah tangga, pendakwah, dan mengasuh pondok pesantren bersama ayah Ning Laila.

Ning Umi Laila lahir di Surabaya, 8 Agustus 2000. Nama lengkapnya Ummi Lailatul Rahmah Hadi.
Dia memiliki dua orang adik, yakni Nabil Rahmatullah dan Ali Zivilia Rahmatullah.

Kisahnya sebagai pendakwah, yang bermula dari suatu kejadian pilu. Mulanya Laila tidak pernah berpikir akan jadi pendakwah. Namun, ketika ibunya sakit stroke, Laila didorong untuk berdakwah.

Dia berdakwah bersama ayahnya. Maklum, biasanya ayahnya ditemani sang ibu. Sayangnya, duet dakwah ayah dan anak ini juga tak bertahan lama. Sang ayah jatuh sakit. Akhirnya Ning Laila memilih berdakwah sendirian.◼︎

Pos terkait