Pemkot Surabaya Siagakan 35 Pos Pengamanan dan Layanan Darurat 112 Selama Lebaran

Pos Pengamanan Pemkot Surabaya
Pos pantau pengamanan Kota Surabaya. - Diskominfo Surabaya
Pemkot Surabaya sebar 35 pos pengamanan dan optimalkan layanan 112 selama libur Lebaran.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengambil langkah proaktif untuk menjamin keamanan dan keselamatan warga selama periode libur Lebaran 2026. Sebanyak 35 pos pengamanan dan layanan kesehatan telah disiapkan dan tersebar di berbagai titik strategis di seluruh penjuru kota.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Surabaya, M Fikser, menjelaskan bahwa penempatan pos-pos ini difokuskan pada pusat keramaian dan titik rawan kecelakaan. Langkah ini diambil untuk memastikan respons cepat terhadap kondisi darurat di tengah meningkatnya mobilitas warga.

“Total ada 35 titik pos keamanan dan layanan kesehatan. Tujuh di antaranya pos utama, termasuk di kawasan Balai Kota, sementara 25 pos lainnya di ruas jalan protokol rawan kecelakaan,” jelas Fikser pada Selasa (17/3/2026).

Bacaan Lainnya
Kolaborasi Terpadu dan Layanan 112 Nonstop

Pengamanan tahun ini dilakukan secara terintegrasi dengan melibatkan unsur TNI dan Polri. Selain keberadaan fisik pos di lapangan, Pemkot Surabaya memastikan layanan darurat Command Center 112 tetap beroperasi penuh selama 24 jam.

Fikser menambahkan bahwa layanan 112 juga telah terintegrasi dengan layanan 110 milik kepolisian. Hal ini bertujuan agar setiap laporan masyarakat, baik terkait medis maupun keamanan, dapat ditangani dengan lebih cepat dan efisien.

“Layanan 112 didukung puluhan jalur panggilan. Meski trafik panggilan meningkat saat libur panjang, kami terus melakukan evaluasi dan pembenahan kualitas sesuai arahan Wali Kota Eri Cahyadi,” tambahnya.

Imbauan untuk Masyarakat

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memberikan perhatian khusus pada optimalisasi layanan ini agar masyarakat merasa aman saat beraktivitas. Pemkot mengimbau warga untuk tetap waspada dan segera menghubungi 112 jika menemui atau mengalami situasi darurat.

Kesiapan infrastruktur keamanan ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kecelakaan dan gangguan keamanan, sehingga warga Surabaya dapat menjalani momen Lebaran dengan nyaman dan tenang.***

Pos terkait