Laporan Penganiayaan Anak Bos Toko Roti Mandek 2 Bulan, IPW: Bukan Kasus yang Sulit Diungkap

D, korban penganiayaan anak bos roti di Jaktim, dengan luka di kepala akibat lemparan benda tumpul oleh pelaku. (Tangkapan Layar X)
Kasus penganiayaan anak bos toko roti di Cakung, George Sugama Halim (GSH), terhadap karyawannya mandek dua bulan. Padahal, menurut Indonesia Police Watch (IPW), kasus itu bukan termasuk tindak pidana yang sulit diungkap. 

Perkara ini telah dilaporkan korban pada 18 Oktober 2024. Namun, hingga kini, George belum ditetapkan sebagai tersangka.

Padahal, sejak melaporkan, korban Dwi Ayu Darmawati (DAD), karyawan bagian kasir toko roti tersebut, sudah membuat visum atas luka di kepala memar di tangan, kaki, paha, dan pinggang di RS Polri Kramat Jati. Juga sudah menyerahkan bukti baju terdapat ceceran darah. 

Dwi juga sudah menyerahkan bukti video yang merekam pelaku saat melemparnya dengan mesin EDC pembayaran dan kursi. Video itu didokumentasikan seorang rekan kerja korban di dalam toko.

Bacaan Lainnya

Menanggapi peristiwa itu, Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso mendesak agar Polres Metro Jakarta Timur segera mengusutnya.  “Karena keterlambatan penanganan perkara merupakan ketidakadilan buat korban,” katanya, Sabtu, 14 Desember 2024.

Sugeng menilai kasus penganiayaan yang dilaporkan Dwi bukan termasuk dalam tindak pidana yang sulit untuk diungkap. Maka dari itu, bila penanganannya terus berlarut-larut, kata dia, masyarakat bisa makin kehilangan kepercayaan kepada polisi. 

Apalagi telah berkembang anggapan publik bahwalaporan kasus tidak akan diusut bila tidak viral—atau dikenal ‘no viral no justice’.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Lina Yuliana, mengatakan jika kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan. “Sudah sidik (penyidikan), ya, hari Sabtu (14/12/2024),” kata Lina kepada wartawan, Ahad, 15 Desember 2024.

George sendiri sempat kabur ke Sukabumi begitu videonya viral. Namun, sebagaimana diterangkan Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipaly, dia sudah berhasil ditangkap pada Ahad malam.*** 

Pos terkait