KBRI Seoul Bentuk Forum Friends of Indonesia, Hubungan Indonesia-Korea Selatan Semakin Kukuh

Untuk memperkuat persahabatan Indonesia Korea Selatan, KBRI Seoul membentuk Friends of Indonesia pada 30 Oktober 2024. (Foto: Dok. KBRI Seoul)

Kegiatan ini diinisiasi oleh KBRI Seoul dalam rangka merangkul dan memperkuat keberadaan warga Korea Selatan yang memiliki perhatian khusus terhadap Indonesia. Hal ini seiring dengan meningkatnya minat warga Korea Selatan terhadap Indonesia di berbagai bidang.

Melalui kegiatan ini, KBRI mendorong terbentuknya sebuah wadah yang menaungi para Friends of Indonesia tersebut.  Tidak hanya itu, diharapkan ke depannya  jaringan para Friends of Indonesia dapat bersinergi dengan upaya KBRI Seoul dan Pemerintah RI dalam memperkuat persahabatan dan mengisi Special Strategic Partnership antara kedua negara.

Simposium dibuka dengan penampilan tari Benggong dari NTT yang dipentaskan oleh Kelompok Tari Tradisional Indonesia (KTTI) di Korea. Salah seorang penari adalah warga Korea Selatan bernama Jeong Myeong-Suk.

Dalam sesi gelar wicara, tiga (3) akademisi Korea Selatan, yaitu Prof. Yekyoum Kim (Busan University of Foreign Studies); Prof. Lee Jaehoon (Daejin University); dan Prof. Je Seong Jeon (Presiden Korean Association of Southeast Asian Studies/KASEAS dan Direktur Institute for Southeast Asian Studies/JISEAS) turut berbicara mengenai awal mereka tertarik dengan Indonesia, serta pandangan atas hubungan bilateral saat ini dan di masa depan. Ketiganya meyakini hubungan dan kerja sama kedua negara akan terus menguat di berbagai sektor.

Menyambut gagasan KBRI Seoul, Prof. Yekyoum Kim mewakili hadirin mendeklarasikan pembentukan Friends of Indonesia Society di Korea Selatan. Forum diharapkan dapat memupuk saling pengertian, memfasilitasi hubungan antar masyarakat, dan meningkatkan persahabatan antara Korea Selatan dan Indonesia.

Di sela acara simposium, KUAI RI Seoul memberikan penghargaan kepada 3 (tiga) Friends of Indonesia di Korea yang dinilai berperan penting dalam membangun persahabatan kedua bangsa.

Ketiga tokoh yang mendapat penghargaan tersebut yaitu Prof. Je Seong Jeon, Kepala KASEAS dan JISEAS; Prof. Yekyoum Kim, Direktur Indonesia Center di BUFS; dan Prof. Yang Seung Yoon, Emiritus Profesor dari Hankuk University of Foreign Studies, Seoul.