Gunung Ruang Meletus, Kota Manado Gelap Gulita, Bandara Sam Ratulangi Ditutup

Abu vulkanik dan awan panas saat menyebar ke segala arah akibat aktivitas erupsi yang terjadi di Gunung Ruang yang terletak di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, Selasa (30/4/2024). FOTO: ANTARA/HO-PVMBG.

Gunung Ruang pertama kali erupsi pada Selasa, 16 April 2024 malam. Setelah terhenti sekira sepekan, Gunung api stratovolcano Tipe-A dengan ketinggian 725 meter di atas pemukaan laut ini kembali erupsi pada Selasa, 30 April 2024 ini.

Saat ini Gunung Ruang berada pada Status Level IV atau “Awas”. Masyarakat di sekitar gunung dan pengunjung atau wisatawan diimbau agar tetap waspada dan tidak memasuki wilayah radius 6 km dari pusat kawah aktif Gunung Ruang.

Letusan terbaru Gunung Ruang, Selasa (30/4/2024). FOTO: Dok. PVMBG

Masyarakat yang bermukim pada wilayah Pulau Tagulandang, yang masuk dalam radius 7 km, dievakuasi ke tempat aman di luar radius 7 km.

Bacaan Lainnya

PVMBG meminta agar penduduk sekitar Pulau Ruang mewaspadai potensi tsunami yang bisa timbul kapan saja akibat aktivitas erupsi Gunung Ruang.

“Sampai saat ini belum kami cabut potensi kemungkinan terjadi tsunami akibat runtuhnya atau masuknya material Gunung Ruang ke dalam laut,” kata Penyelidik Bumi Madya Hetty Triastuty, dalam konferensi pers yang dipantau di Jakarta, Selasa (30/4/2024).

Hetty menambahkan, peringatan tsunami juga pernah dikeluarkan oleh PVMBG ketika Gunung Ruang naik status menjadi awas pasca-erupsi paroksimal pada 17 April 2024 lalu.

Ketika tingkat aktivitas menurun menjadi level siaga pada 22 April 2024, PVMBG mencabut peringatan bahaya tsunami tersebut.

“Sebelumnya waktu level siaga kami sudah hilangkan -peringatan tsunami, tetapi semalam (Senin, 29/4) saat kami meningkatkan aktivitas itu dimasukkan kembali,” kata Hetty.

Bahaya utama erupsi Gunung Ruang saat ini adalah awan panas dan aliran lava yang dapat melanda seluruh pulau. Sedangkan, bahaya terhadap pulau yang berdekatan bisa berupa jatuhan bom vulkanik, lapili, dan abu yang mungkin masih panas.

“Bahaya lahar terbatas di Pulau Ruang saja,” kata Hetty. ◼︎

Pos terkait