Satu Pintu Kakbah
Pada Kakbah hanya ada satu pintu masuk, yang disebut Bab Kakbah, terletak di dinding timur laut bangunan tersebut.
Di salah satu sudutnya ada hajar aswad, batu berwarna hitam yang dimuliakan umat Islam, yang menjadi titik awal tawaf atau aktivitas mengelilingi Kakbah selama haji atau umrah.
Sebelum tahun 1942, tentang siapa yang menyiapkan pintu Kakbah dan bagaimana caranya, tidak banyak disebutkan dalam sejarah.
Pada 1942, baru Ibrahim Badr membuat pintu Kakbah dari perak. Lalu, pada tahun 1979, Ahmad bin Ibrahim Badr, putra Ibrahim Badr, membuat pintu Kakbah dari emas, dengan berat sekitar 300 kg.

Pada masa Syekh Abdul Qadir, mantan pembawa kunci Kakbag, kunci bangunan suci tersebut diganti atas perintah Raja Saudi, Abdullah. Saat itu, Pangeran Khalid Al-Faisal menyerahkan kunci baru tersebut kepada Abdul Qadir atas nama raja.
Ketika Syekh Abdul Qadir meninggal setelah sakit lama, sepupunya bernama Saleh Bin Zain Al Abedin Al Shaibi menggantikannya menjadi penjaga kunci tersebut. Dalam sejarahnya, kunci maupun gembok Kakbah telah berkali-kali diganti oleh penguasa yang berbeda sesuai kebutuhan.*





