Proyek sinema berskala megah ini bukan sekadar biopik, melainkan fokus pada lima tahun perlawanan Pangeran Diponegoro. Syuting dijadwalkan mulai 2027.
Sutradara Angga Dwimas Sasongko mengumumkan rumah produksi Visinema Pictures tengah mengerjakan film kolosal bertajuk Perang Jawa. Proyek berskala besar ini mengangkat kisah perlawanan Pangeran Diponegoro melawan penjajah Belanda pada 1825 hingga 1830.
”Ini adalah momentum yang tepat di mana membuat film yang datang dari gairah kami. Film ini dikerjakan dengan sungguh-sungguh demi hasil terbaik,” kata Angga melalui keterangan resminya pada Selasa, 22 Juli 2025.
Ihwal proyek ini kembali mencuat pada Agustus 2026, menyusul tingginya antusiasme warganet terhadap film The Odyssey karya Christopher Nolan. Publik mendambakan hadirnya sinema epik serupa yang mengangkat sejarah kebangsaan.
Menanggapi tantangan warganet soal keberanian sineas lokal menggarap genre kolosal sejarah, Visinema pun buka suara. “Ada kok, tungguin yaa,” tulis akun resmi @VisinemaID merespons audiens melalui media sosial.
Angga turut memamerkan dokumen draf naskah awal Perang Jawa tertanggal 19 Agustus 2026. Skenario yang ditulis oleh Ifan Ismail tersebut mengadaptasi riset mendalam mengenai kehidupan sang pahlawan.
Bukan Sekadar Biopik
Sebelumnya, Angga menegaskan bahwa karyanya bukan sekadar film biopik yang merangkum seluruh hidup Pangeran Diponegoro. Narasi utamanya akan berfokus pada lima tahun pertempuran sengit yang memanfaatkan taktik gerilya di pegunungan.
Selain menampilkan kemegahan medan laga, penonton akan diajak melihat sisi kemanusiaan Diponegoro. Eksplorasi karakter tersebut mencakup kisah cinta dan pandangan hidup sang pangeran saat berusia sekitar 39 hingga 44 tahun.
Demi menjaga keutuhan konteks, Visinema turut menggandeng sejarawan Peter Carey sebagai konsultan cerita. Kolaborasi tersebut bertujuan mendekonstruksi amnesia historis publik mengenai makna kedaulatan tanah leluhur.
Rencananya, produksi film yang diklaim penuh adegan megah ini akan memulai masa syuting pada 2027 dan tayang pada 2028. Meski demikian, pihak studio belum mengumumkan identitas aktor utama proyek tersebut.
Pemilihan pemeran utama menjadi tahap krusial yang dinantikan publik. Angga berharap proyek ini menjadi momentum penting dalam merawat ingatan sejarah bangsa. “Film Perang Jawa diumumkan memasuki tahap praproduksi, bertepatan dengan peringatan 200 tahun Perang Jawa,” tutur Angga.***


