Cari Berkah di Muktamar NU, Ratusan Relawan Sediakan Pijat Gratis

Potret salah satu relawan siapkan layanan pijat gratis bagi peserta Muktamar Ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. (Tangkapan layar IG) 

Fasilitas pijat gratis dari seratus relawan disiapkan untuk menjaga kebugaran peserta dan ulama di Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang.

​Anggota Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Jombang, Muhammad Romli, memastikan penyediaan fasilitas layanan pijat gratis bagi peserta Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). Layanan ini berlokasi di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.

​Sebanyak 100 relawan pemijat disiagakan guna memulihkan stamina peserta di tengah padatnya agenda. “Peserta banyak yang datang jauh. Setelah rapat tentu merasa lelah,” ujar Romli, dikutip dari NU Online, Rabu (26/8/2026).

​Ia menyebut layanan tersebut murni sebagai bentuk khidmat atau pengabdian. Relawan yang berpartisipasi tercatat berasal dari berbagai wilayah di Pulau Jawa, Madura, hingga luar Jawa.

Bacaan Lainnya

​Sebagian besar dari tenaga sukarela itu merupakan alumni Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Selain itu, mereka adalah praktisi terapi yang hadir murni atas inisiatif pribadi.

​Posko dan Mekanisme Pelayanan

​Ihwal jumlah relawan, Romli memperkirakan angkanya terus bertambah seiring tingginya antusiasme masyarakat. Panitia lantas membagi tenaga sukarela ini ke dalam tiga posko di area kompleks pesantren.

​Ketiga lokasi posko tersebut berada di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Jombang, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Jombang, dan Universitas KH A Wahab Hasbullah (Unwaha).

​Demi menjaga etika, panitia turut menyiagakan tenaga perempuan secara khusus. Relawan tersebut mendapat tugas utama untuk melayani keluhan fisik dari peserta wanita dan para bu nyai.

​Layanan pengobatan ini mencakup pijat area kepala, badan, kaki, hingga terapi refleksi. Setiap muktamirin mendapatkan alokasi waktu sekitar 15 menit agar fasilitas dapat dimanfaatkan merata.

​”Kami menyambut saudara-saudara NU dari seluruh Indonesia. Kesempatan ini semata-mata mencari berkah kiai. Tidak ada imbalan selain kenyamanan tamu,” jelas Romli.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan