Mobil Bahan Bakar Kimia Rancangan Tim ITS Berjaya di Malaysia

Mobil Bahan Bakar Kimia ITS
Mobil purwarupa Dodit karya Tim Spektronics ITS saat melakukan tes pada hari pertama lomba di Malaysia. - Humas ITS
Purwarupa mobil kimia bernama Dodit mengantar tim Spektronics ITS memborong dua penghargaan pada kompetisi internasional Malaysia Chem E-Car Competition 2026.

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh tim riset Spektronics Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di kancah global.

Membawa purwarupa mobil bertenaga bahan kimia bernama Dodit, tim Spektronics ITS sukses menyabet penghargaan juara dalam ajang The 17th Malaysia Chem E-Car Competition 2026 di Xiamen University, Malaysia yang dilaksanakan selama dua hari, hingga Ahad (26/4/2026).

Pada kompetisi internasional tersebut, Spektronics ITS sukses meraih gelar 2nd Runner Up for Poster Category dan mengamankan gelar 5th Winner for Car Performance Category. Manager Non-Technical Spektronics ITS Nayla Muli Fathia menjelaskan bahwa mobil Dodit dirancang secara saksama berbasis tekanan selama lima bulan terakhir.

“Kami cukup puas karena berhasil memborong dua penghargaan yang melebihi ekspektasi,” ungkapnya, Selasa (28/4/2026).

Terkait keunggulan inovasinya, Nayla memaparkan bahwa mobil Dodit yang merupakan generasi Spektronics 32 ini memiliki keseimbangan yang sangat baik antara performa dan ketahanan sistem.

Purwarupa unggulan ini dibekali dengan high-performance torque gear yang dirancang khusus untuk menyesuaikan kebutuhan dari berbagai tantangan lintasan. Selain itu, strukturnya juga didesain sangat tangguh dan solid. “Dengan demikian mampu menjaga stabilitas serta beradaptasi dengan perubahan kondisi lintasan secara cepat,” paparnya.

Diakui mahasiswa Departemen Teknik Kimia ITS angkatan 2024 tersebut, perjalanan meraih gelar juara ini tidak luput dari berbagai rintangan. Perbedaan skema penilaian antartantangan dan keharusan kalibrasi ulang mobil Dodit di lokasi perlombaan menjadi tantangan tersendiri.

Mengatasi hal itu, tim menerapkan standar operasional prosedur yang ketat serta pengambilan keputusan berbasis data guna memastikan sistem kembali stabil dalam waktu singkat. Capaian gemilang tersebut tentunya merupakan buah dedikasi delegasi tangguh dari berbagai disiplin ilmu di Kampus Pahlawan ini.