Bandara Juanda mematangkan operasional menghadapi lonjakan mudik Lebaran 2026.
Berbagai persiapan terus dilakukan manajemen Bandara Internasional Juanda untuk memastikan kelancaran operasional penerbangan selama periode angkutan mudik Lebaran 2026.
General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, mengatakan pihaknya mematangkan langkah antisipatif secara menyeluruh. Persiapan dilakukan dari sisi operasional, kesiapan fasilitas, hingga koordinasi lintas pemangku kepentingan di lingkungan bandara.
Ia memastikan seluruh aspek operasional dalam kondisi siap. Mulai dari terminal penumpang, area check-in, ruang tunggu, sistem keamanan, hingga kesiapan personel pelayanan.
“Pada prinsipnya, kami berkomitmen penuh menjaga standar pelayanan, keamanan, dan keselamatan penerbangan selama periode Angkutan Lebaran 2026,” ujar Tohir, Kamis, 5 Maret 2026.
Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, Provinsi Jawa Timur menjadi salah satu tujuan mudik terbesar kedua secara nasional. Proyeksi pergerakan perjalanan mencapai 27,29 juta orang.
Angka tersebut mencakup seluruh moda transportasi, termasuk jalur udara.
Antisipasi Lonjakan Penumpang
Tohir menuturkan proyeksi jumlah pemudik dari Kementerian Perhubungan menjadi dasar bagi pengelola bandara untuk menyiapkan operasional selama periode angkutan Lebaran.
Manajemen bandara juga memastikan seluruh sarana dan prasarana pendukung berfungsi optimal. Fasilitas toilet, musala, serta sistem keamanan dan keselamatan penerbangan diperiksa secara berkala untuk mengantisipasi peningkatan trafik penumpang saat musim puncak.
Selain itu, koordinasi intensif terus dilakukan bersama seluruh stakeholder bandara guna menjaga kelancaran operasional selama periode mudik.
Extra Flight Belum Diajukan
Terkait kemungkinan penambahan penerbangan, Tohir menyebut hingga saat ini belum ada maskapai yang mengajukan extra flight.
Biasanya, kata dia, pengajuan penerbangan tambahan baru dilakukan sekitar H-20 sebelum Lebaran.
“Menyesuaikan dengan kebutuhan dan tren permintaan penumpang dari masing-masing maskapai,” kata Tohir.
Dengan berbagai persiapan tersebut, pihak Bandara Juanda optimistis dapat memberikan layanan penerbangan yang aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026. ***




