Jersey bertema Imlek ini tidak hanya menjadi koleksi spesial, tetapi akan dikenakan langsung dalam pertandingan resmi Super League.
AZA resmi meluncurkan Persebaya Fourth Jersey 2025/2026 bertema Chinese New Year Edition. Untuk pertama kalinya, jersey bertema Imlek ini tidak hanya menjadi koleksi spesial, tetapi akan dikenakan langsung dalam pertandingan resmi Super League.
Peluncuran ini menandai kelanjutan kolaborasi AZA dan Persebaya yang telah memasuki musim kedelapan. Sebuah kerja sama apparel dan klub sepak bola terpanjang di Indonesia.saat ini, yang sampai saat ini belum ada pembandingnya.
Kehadiran jersey dengan nuansa Imlek (Chinese New Year) ini menjadi wujud perayaan nilai budaya yang hidup di tengah-tengah multikulturalisme Kota Surabaya. Seperti diketahui, etnis Tionghoa merupakan salah satu komunitas yang turut membentuk wajah kota Surabaya.
Lewat momentum Imlek, AZA dan Persebaya ingin menghadirkan jersey yang bisa mencerminkan keberagaman tersebut, sekaligus memperkuat pesan bahwa sepak bola bisa menjadi ruang pertemuan berbagai latar belakang budaya. Apalagi sebelum-sebelumnya, Persebaya juga pernah mengangkat tema budaya-budaya yang ada di Surabaya lainnya.
Nuansa Imlek dalam jersey keempat ini dihadirkan lewat dominasi warna merah, yang dipadukan hijau khas Persebaya. Kombinasi warna tersebut melambangkan semangat keberanian, energi, serta identitas klub yang terus dijaga di setiap musim kompetisi.
Bukan hanya itu, nuansa Imlek juga dihadirkan lewat nameset yang ada di punggung. Ornamen-ornamen khas Imlek dan gambar Kuda Api (sebagai shio di tahun baru 2477) terselip di nomor punggung pemain. Sementara itu pilihan font yang dipakai untuk menuliskan nama pemain juga kental dengan Tiongkok.
Sebelumnya, AZA telah beberapa kali merilis jersey Persebaya bertema Imlek. Namun, musim ini menjadi tonggak baru karena jersey tersebut akan dikenakan langsung oleh pemain dalam laga resmi Super League. Persebaya menjadi klub pertama di Indonesia yang memiliki dan menggunakan jersey keempat (fourth kit) dalam kompetisi resmi. “Sejak musim 2024/2025, AZA dan Persebaya konsisten menghadirkan inovasi tersebut,” kata Arif Rahman Hakim, senior manager AZA, yang juga membawahi Persebaya Store, Jumat (13/2/2026).





