7 Jurusan Kuliah Ini Diprediksi Ditinggalkan Dunia Kerja pada 2030, Salah Satunya Ilmu Jurnalistik

Beberapa analis memprediksi beberapa jurusan kuliah tak lagi dibutuhkan dunia kerja, karena digantikan AI. | ILUSTRASI ini dibikin dengan AI - Samudrafakta
Meningkatnya kecerdasan buatan membuat beberapa jurusan kuliah kehilangan daya tarik di dunia kerja. Mahasiswa dituntut adaptif agar tetap relevan di masa depan.

__________

Kecerdasan buatan (AI) telah mengubah banyak hal dalam kehidupan modern, termasuk cara manusia bekerja dan menentukan arah pendidikan. Di tengah revolusi teknologi yang kian cepat, sejumlah jurusan kuliah yang dulu populer kini mulai kehilangan relevansi.

Hal ini dipicu oleh otomatisasi, pergeseran kebutuhan industri, serta menurunnya permintaan terhadap profesi yang sebelumnya dianggap stabil. Laporan Burning Glass Institute dan data dari sejumlah universitas memperkirakan beberapa jurusan akan sepi peminat menjelang 2030.

Bacaan Lainnya

1. Jurnalisme Tradisional

Kemampuan AI seperti ChatGPT menulis berita dan artikel dengan cepat membuat jurusan jurnalistik berbasis cetak kehilangan pamor. Situs iModStyle memasukkannya dalam daftar jurusan yang paling terancam hilang.

2. Desain Grafis Konvensional

Desain manual kini bersaing ketat dengan AI generator seperti DALL·E dan Canva AI. Jurusan desain tanpa kompetensi digital dan UI/UX akan tertinggal.

3. Ilmu Komputer Umum

Ironisnya, jurusan ini justru mulai ditinggalkan jika tidak memiliki spesialisasi. Dunia kerja kini lebih membutuhkan ahli AI, keamanan siber, dan machine learning, bukan lulusan dengan kemampuan umum.

4. Kriminologi dan Hukum Dasar

AI kini mampu menelaah dokumen hukum dan memantau sistem keamanan secara otomatis. Banyak pekerjaan di bidang ini berisiko digantikan teknologi.

5. Nutrisi dan Kesehatan Alternatif

Aplikasi pelacak gizi dan AI medis mulai mengambil alih peran konselor diet tradisional. Jurusan ini tetap relevan jika diintegrasikan dengan teknologi atau spesialisasi klinis.

6. Sastra dan Liberal Arts Umum

Filsafat, sejarah, dan studi budaya tanpa arah praktis makin sulit bersaing. Beberapa laporan menyebut jurusan ini sebagai yang paling cepat ditinggalkan.

7. Manajemen Bisnis Umum

Tugas-tugas administratif dan analisis kini bisa dikerjakan oleh AI. Tanpa keahlian tambahan seperti digital marketing atau project management, jurusan ini rentan tergeser.

Apa Dampaknya bagi Mahasiswa?

Minat saja tak lagi cukup. Dunia kerja menuntut adaptasi, keterampilan kritis, dan literasi teknologi. Laporan World Economic Forum menyebut 39% keterampilan saat ini akan usang pada 2030, sementara 59% tenaga kerja perlu pelatihan ulang.

Tips Memilih Jurusan Agar Tetap Relevan:

  • Pilih jurusan yang terintegrasi dengan teknologi dan data.
  • Kembangkan keterampilan manusiawi seperti empati, kreativitas, dan komunikasi.
  • Ikuti kursus daring terkait AI, data analytics, atau tools digital lainnya.

Masa depan bukan tentang menghindari teknologi, tapi menjadikannya mitra belajar dan bekerja.***

Pos terkait